Buka menu utama

Daftar Pencarian Orang (DPO) adalah sebuah istilah di bidang hukum atau kriminalitas yang merujuk kepada daftar orang-orang yang dicari atau yang menjadi target oleh pihak aparat kepolisian. Secara umum, DPO merujuk kepada dua hal, yaitu orang hilang dan pelaku kriminal

Daftar Pencarian Orang
Terelbaneh1996.jpg
Isnilon Totoni Hapilon.jpg
Aafia Siddiqui 2.png
Posada.jpg
Kobi Alexander.JPG
Edward Snowden-2.jpg

Daftar isi

Sumber DPOSunting

Sumber informasi dalam mengimplementasikan DPO ini bervariasi, tergantung tingkat kriminalitas yang dilakukan objek DPO ataupun kerjasama antar instansi penegak hukum.

Beberapa Sumber DPO di Kepolisian Republik Indonesia adalah:[1]

  • Baharkam Polri
  • Baintelkam Polri
  • Bareskrim Polri
  • Dit Polair Baharkam Polri
  • Dit Poludara Baharkam Polri
  • Korbrimob Polri
  • Korlantas Polri
  • Seluruh Polda dan Polres

Jenis DPO yang umumSunting

Metode penemuan DPOSunting

 
Imbalan jasa $10,000 (sekitar 100 juta) atas insiden penembakan polisi di New York tahun 2010

Ada beberapa cara yang umum digunakan untuk menemukan target DPO, di antaranya:[3]

Baca jugaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Humas POLRI. "Daftar Pencarian Orang". 
  2. ^ Polda Riau. "Daftar Pencarian Orang". 
  3. ^ Neal Conan (24 Januari 2008). "Most-Wanted: How Officials Find Fugitives".