Carissa Putri

pemeran dan model asal Indonesia

Carissa Putri Soelaiman (lahir di Frankfurt, Jerman Barat, 12 September 1984; umur 36 tahun) adalah seorang model dan pemeran Indonesia.

Carissa Puteri
LahirCarissa Puteri Soelaiman
12 September 1984 (umur 36)
Bendera Jerman Frankfurt, Jerman Barat
Nama lainCarissa Puteri
AlmamaterUniversitas Pelita Harapan
Pekerjaan
Tahun aktif2006 - sekarang
Tinggi168 cm (5 ft 6 in)
Suami/istriNavies Abdullah Naif (k. 2012)
Anak
  • Quenzino Acana Naif
  • Zenecka Acana Naif
Orang tuaRis Isa Soelaiman (ayah)
Lily Susilo Pujiwati (ibu)

Kehidupan pribadiSunting

Carissa adalah putri bungsu pasangan Ris Isa Soelaiman dan aktris senior Lily S.P.

Pada tanggal 31 Maret 2012, Carissa resmi dipersunting oleh Navies. Bintang film Ayat-ayat Cinta itu memang jarang bicara soal hubungan asmaranya. Navies pun belum pernah terlihat bersama Carissa di depan publik. Acara siraman yang berlangsung di kediaman Carissa pun berlangsung tertutup. Akad nikah yang berlangsung di Hotel Dharmawangsa juga hanya dihadiri kerabat dekat dua keluarga. Acara akad digelar dengan adat suku Betawi.[1] Gelang emas putih seberat 9 gram dan 3,6 karat berlian serta seperangkat alat salat menjadi maskawin untuk Carissa.[2]

Pada tanggal 19 September 2013, Carissa melahirkan buah hati pertamanya yang berjenis kelamin laki laki di RSIA Bunda Menteng.Carissa melahirkan anaknya melalui operasi cesar. Carissa dan suaminya memberi nama anak mereka Quenzino Acana Naif. Quenzino lahir dengan berat 2,8 kg dan panjang 48 cm. Pada tanggal 25 September 2018, Carissa kembali melahirkan anak keduanya bernama Zenecka Acana Naif.

KarierSunting

Pengalaman Carissa ini adalah sebagai pemeran pendukung dalam sinetron Siti Nurbaya (2006). Setelah itu, lulusan FISIP Universitas Pelita Harapan ini bermain dalam beberapa Jangan Pisahkan Aku, 1 Bunga 4 Kumbang, Anggun, Hikmah 3, dan I Love U Bos. Nama Carissa melejit usai membintangi film Ayat-Ayat Cinta (2008) yang diangkat dari novel laris berjudul sama Ayat Ayat Cinta, karangan Habiburrahman El Shirazy. Ingin menghapus image Maria yang kental melekat usai bermain dalam Ayat-Ayat Cinta, Carissa bermain dalam film drama komedi The Tarix Jabrix. Film ini dirilis 17 April 2008, dua bulan setelah Ayat-ayat Cinta dirilis pada 28 Februari 2008. Aktris Carissa Putri juga harus menjalani adegan ciuman dengan lawan mainnya di film Catatan Harian Si Boy, Ario Bayu. Untuk melakukan adegan tersebut, Carissa mengaku sudah mengantongi restu sang pacar.[3]

KontroversiSunting

Ketenaran nama Carissa juga diikuti oleh gosip tak sedap. Saat film Ayat-Ayat Cinta masih hangat dibahas, sebuah foto mesra Carissa bersama seorang pria beredar di internet. Carissa pun angkat bicara dan mengaku pria dalam foto tersebut adalah adik sepupunya. Carissa mengaku foto tersebut merupakan koleksi pribadi yang tidak ditujukan untuk konsumsi publik.[4] Aktris keturunan Jerman itu juga pernah menyatakan siap dipoligami. Menurut Carissa, pria beristri lebih dari satu itu wajar, asal punya alasan yang tepat. Ia pun tak takut jika suatu saat harus dimadu. Carissa memaparkan bahwa tak selamanya poligami punya alasan negatif. Bahkan jika harus jadi istri kesekian, Carissa siap.[5]

FilmografiSunting

Tahun Judul Peran Rumah Produksi Sutradara Catatan
2008 Ayat-ayat Cinta Maria Kirgiz MD Pictures Hanung Bramantyo
The Tarix Jabrix Callista Ryon Starvision Plus Iqbal Rais
2009 The Tarix Jabrix 2
2011 Catatan (Harian) Si Boy Natasha 700 Pictures Putrama Tuta
2015 Hijab Bia Dapur Film Hanung Bramantyo

TelevisiSunting

SinetronSunting

Tahun Judul Peran Produksi
2004-2005 Sitti Nurbaya N/A MD Entertainment
2005-2006 Jangan Pisahkan Aku Milla
2005 1 Bunga 4 Kumbang Mona
Topeng Bunga MD Entertainment
2006 Hikmah Amanda
2007 Anggun Sasya
2008 Aqso dan Madina Safira SinemArt
2009 Rafika Rafika
2010 Mertua dan Menantu Kirani
Keterangan
  • N/A: Not Available

FTVSunting

  • ISINEMA: (Eps 9: Asmara Semusim) (2006)
  • I Love U Boss (2007)
  • Date with Daniela (2007)

Acara TVSunting

  • Ibu Pintar (2016-2017)

ReferensiSunting

Pranala luarSunting