Buka menu utama

Bustaman (lahir di Lintau Buo, Tanah Datar, Sumatra Barat, 11 September 1942; umur 77 tahun) adalah seorang pengusaha asal Indonesia. Dia merupakan pendiri sekaligus pemilik jaringan Restoran Sederhana.[1]

Bustaman
Lahir11 September 1942 (umur 77)
Bendera Indonesia Lintau Buo, Tanah Datar, Sumatra Barat
KebangsaanBendera Indonesia Indonesia
PekerjaanPengusaha
Dikenal atasPendiri dan pemilik jaringan Restoran Sederhana

KehidupanSunting

Semasa kecil Bustaman hidup susah. Bermacam-macam pekerjaan telah ia jalani, dari menjual pisang goreng hingga sebagai kernet. Setelah cukup umur, ia pergi merantau ke Jakarta. Disini ia mengawali kariernya sebagai pedagang asongan, dan pada tahun 1972 membuka Warung Makan Padang di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta.[2]

Dalam mengelola restoran, Bustaman selalu menyesuaikannya dengan lidah orang kebanyakan. Sehingga ia mengurangi rasa pedas dalam masakannya. Ia juga memiliki hidangan khusus, yakni Ayam Pop yang telah dikenal luas. Pada tahun 1997, Bustaman mematenkan merek dagang "Sederhana" ke Direktorat Jenderal Hak atas Kekayaan Intelektual, dan mewaralabakan merek tersebut. Sejak itu usahanya terus berkembang.

Dia sempat bersengkata dengan Djamilus Djamil, salah seorang kerabatnya yang juga menggunakan merek dagang "Sederhana" pada restoran yang dikelolanya. Namun akhirnya mereka berdamai, dan Djamilus diwajibkan untuk menambahkan merek dagangnya menjadi "Sederhana Bintaro".[3] Untuk melindungi merek Sederhana, pada tahun 2000 ia membentuk perusahaan berbadan hukum yang diberi nama PT. Sederhana Citra Mandiri. Saat ini lebih dari 100 restoran miliknya tersebar di berbagai kota di Indonesia dan Malaysia. Kini Restoran Sederhana telah membuka outletnya di setiap provinsi, kecuali Provinsi Papua.

Bersama Fasli Djalal, Mufidah Jusuf Kalla, dan tokoh Lintau lainnya, ia mendirikan Aka­demi Komunitas Negeri Tanah Datar.[4]

Catatan kakiSunting

  1. ^ "Kisah H Bustaman Kembangkan RM Padang Sederhana" Ciputra Entrepreneurship, 24 Juni 2013. Diakses 9 Februari 2014.
  2. ^ Mila Rachmawati, Sukses Bisnis Rumah Makan Padang, Kriya Pustaka, 2009
  3. ^ Waralaba ala Warung Padang, Majalah Tempo, 8 April 2002
  4. ^ http://www.riaupos.co Tukang Cuci Piring yang Kini Miliki 100 Restoran

Pranala luarSunting