Buka menu utama

Ini Baru Empat Mata

program televisi Indonesia
(Dialihkan dari Bukan Empat Mata)

Ini Baru Empat Mata (dulu bernama Empat Mata dan Bukan Empat Mata) adalah sebuah acara talkshow (bincang-bincang) Indonesia yang dibawakan oleh Tukul Arwana di Trans7. Acara ini mulai dipandu Tukul sejak 25 September 2006. Setiap acaranya menyampaikan tema tertentu yang diselingi dengan lawakan. Bukan Empat Mata memenangkan Panasonic Awards untuk kategori Talkshow Hiburan Terbaik selama 2 tahun berturut-turut (2009, dan 2010).

Ini Baru Empat Mata
Pembawa acaraTukul Arwana
NegaraIndonesia
Jumlah episode2470 (tayang berjalan pada 15 Nopember 2019)
Produksi
LokasiStudio 9 Trans TV
Durasi90 menit
Rilis
Jaringan penyiarTrans 7
Format visual480i (SDTV)
Tanggal rilisSenin, 25 September 2006 – Jum'at, 8 Januari 2016
Senin, 26 Agustus 2019 –
sekarang
Kronologi
Diawali olehEmpat Mata (2006-2008)
Bukan Empat Mata (2008-2016)
Acara terkaitOpera Van Java (2008-2014)
PAS Mantab (2010-2014)
Ini Talkshow (2014-2016, 2019-sekarang)

Empat Mata juga pernah menggelar Roadshow di Bandung dan Semarang, juga di Melbourne.[butuh rujukan]

Pembawa acaraSunting

Pendukung acaraSunting

KontroversiSunting

Empat Mata dan KPISunting

Empat Mata termasuk dalam acara yang memiliki reputasi cukup buruk karena sering mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Teguran pertama diberikan karena acara ini karena menampilkan adegan Sumanto pemakan manusia (2007).

Pada tahun 2008 Empat Mata dilarang tayang oleh KPI karena menyuguhkan adegan makan katak hidup-hidup.[1] Tapi kemudian Pihak Trans7 mengakali vonis tersebut dengan mengubah nama program tersebut menjadi Bukan Empat Mata dan tetap menayangkannya. KPI tidak bereaksi terhadap tindakan Trans7 tersebut akan tetapi, acara ini dihimbau agar tidak membicarakan hal-hal yang vulgar, mesum, dan berbau seks.

Bukan Empat Mata dan KPISunting

Pada Tahun 2009, KPI memberikan teguran pertama pada acara BEM (Bukan Empat Mata), karena tamu Tukul pada saat itu adalah Kangen Band, tidak sengaja menyebut nama alat kelamin karena latah saat menjatuhkan sesuatu[2] dan pada Bulan Desember 2009, acara ini kembali ditegur karena Tukul mencolek Bella Saphira dengan sengaja.

Untuk kesekian kalinya, tepatnya pada bulan Juni Tahun 2010, Bukan Empat Mata kembali menerima teguran dari KPI karena Atika (tamu Tukul) membaca Basmalah saat akan minum wine yang merupakan minuman haram di dalam Islam. Selain itu acara ini mendapat sorotan karena menghina pria tua berusia 140 tahun yang terdeteksi petugas sensus penduduk tahun 2010 yang berasal dari kota Sukabumi, Jawa Barat.

Pada bulan Mei Tahun 2012, Bukan Empat Mata menerima sanksi dari KPI berupa pengurangan durasi yang menyebabkan program tersebut hanya dapat disiarkan selama satu jam setiap harinya selama tiga hari berturut-turut, karena terdapat penayangan adegan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam acara ditayangakan beberapa narasumber bernyanyi sambil duduk dan tertawa-tawa disertai dengan celetukan-celetukan tertentu. Penonton menyanyikannya dengan duduk dan bertepuk tangan. Selain itu, sebelum lagu selesai, host memotong lagu tersebut[3][4].

Pada bulan Agustus Tahun 2012, Bukan Empat Mata menerima Peringatan Tertulis dari KPI, karena menayangkan adegan saat salah satu host wanita, Marcella Lumowa, menyampaikan cerita berjudul "Doa Seorang Wanita Bernama Susi", yang berpotensial menimbulkan dampak negatif karena melibatkan keberadaan Tuhan dalam lawakan[5][6].

PenghargaanSunting

Tahun Award Kategori Hasil
2007 Panasonic Awards 2007 Program Talkshow Nominasi
2009 Panasonic Awards 2009 Program Entertainment Talkshow Menang
2010 Panasonic Gobel Awards 2010 Program Talkshow Hiburan Menang
2011 Panasonic Gobel Awards 2011 Program Talkshow Hiburan Menang
2012 Panasonic Gobel Awards 2012 Program Talkshow Hiburan Nominasi
2013 Panasonic Gobel Awards 2013 Program Talkshow Hiburan Nominasi

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting