Budaya Erlitou adalah masyarakat kota (untuk ukuran saat itu) dan kebudayaan arkeologis yang tinggal di lembah Sungai Kuning sekitar 1900 hingga 1500 SM, di masa awal Zaman Perunggu Tiongkok.[1][2] (Hasil uji penanggalan radiokarbon tahun 2007 menunjukkan tahun 1750-1530 SM).[3] Nama budaya ini diambil dari nama desa Erlitou, di county Yanshi, Henan, tempat ditemukannya benda-benda peninggalan zaman perunggu. Budaya Erlitou tersebar luas di seluruh Henan dan Shanxi, kemudian ditemukan juga di Shaanxi dan Hubei. Arkeolog Tiongkok umumnya mengidentifikasi budaya Erlitou sebagai situs di masa Dinasti Xia, karena wilayah itu pernah menjadi ibu kotanya, akan tetapi belum ditemukan bukti kuat, seperti catatan sejarah, untuk membuktikan keterkaitannya.[4][5][6]

Budaya Erlitou
Peta yang menunjukkan besarnya Budaya Erlitou
Jangkauan
geografis
Henan barat
PeriodeZaman Perunggu Tiongkok
Tanggalsekitar 1900 – 1500 SM
Jenis situsErlitou
Didahului olehBudaya Longshan
Diikuti olehBudaya Erligang
Budaya Erlitou
Hanzi tradisional: 二里頭文化
Hanzi sederhana: 二里头文化
"Jue" (爵) terbuat dari perunggu, wadah anggur, biasanya digunakan untuk ritual atau acara penting lainnya.

ReferensiSunting

  1. ^ Allan 2007, hlm. 475.
  2. ^ Liu & Xu 2007, hlm. 886.
  3. ^ Zhang et al. 2014, hlm. 206.
  4. ^ Allan 2007, hlm. 489–490.
  5. ^ Liu 2004, hlm. 238.
  6. ^ Liu & Xu 2007, hlm. 897–899.