Buka menu utama
Gambar Thomas Hobbes, filsuf yang kerap menggunakan ungkapan Bellum Ominium Contra dalam karya-karyanya.

Bellum Ominium Contra Omnes adalah sebuah ungkapan Bahasa Latin yang berarti sebuah perang antar segala melawan semuanya, ungkapan tersebut terutama diasosiasikan dengan diskripsi Thomas Hobbes terhadap keadaan manusia.[1]

Pemikiran Thomas HobbesSunting

Dalam buku karangan Thomas Hobbes berjudul Leviathan ia menyebutkan bahwa pertama-tama keadaan manusia tanpa perang adalah bahwa semua manusia memiliki hak-hak yang sama.[2]

Ostendo primo conditionem hominum extra societatem civilem (quam conditionem appellare liceat statum naturae) aliam non esse quam bellum omnium contra omnes; atque in eo bello jus esse omnibus in omnia

[2]

Dalam karyanya yang lain yang berjudul Libertas, ia menyebutkan bahwa keadaan alami manusia, sebelum masuk ke dalam masyarakat, muncullah perang pada umumnya dan tidak sesederhana itu, namun perang antar semua manusia melawan semua sesamanya.[2]

Status hominum naturalis antequam in societatem coiretur, Bellum fuerit; neque hoc simpliciter, sed bellum omnium in omnes

[2]

Ia melanjutkan bahwa manusia pada dasarnya memiliki kebutuhan untuk meraih apa yang menurutnya baik dan tidak ada manusia yang menginginkan perang antar segala melawan semuanya sebab keadaan manusia yang pada dasarnya menginginkan apa yang menurutnya baik}}[2]

Nam unusquisque naturali necessitate bonum sibi appetit, neque est quisquam qui bellum istud omnium contra omnes, quod tali statui naturaliter adhæret, sibi existimat esse bonum

[2]

RujukanSunting

  1. ^ (Inggris)"Bellum Ominium Contra Omnes". Oxford Reference. Diakses tanggal 20 Mei 2014. 
  2. ^ a b c d e f (Inggris)"Bellum Ominium Contra Omnes". Answers. Diakses tanggal 20 Mei 2014.