Bandul Foucault

alat untuk memperagakan perputaran Bumi

Bandul Foucault adalah suatu bandul yang digunakan untuk menentukan arah rotasi bumi, osilasi, laju rotasi, dan garis lintang pada tempat bandul berada. Pembuatnya adalah Jean Bernard Leon Foucault. Bandul Foucault pertama kali digunakan pada tahun 1851 di observatorium Paris untuk menentukan rotasi bumi. Berat bandul Foucault adalah 28 kilogram dengan tali sepanjang 67 meter.[1] Bandul Foucault juga dimanfaatkan untuk menjelaskan efek Coriolis.[2]

Bandul Foucault di Panthéon, Paris.
Contoh bandul Foucault.

Penerapan

sunting

Menjelaskan Efek Coriolis

sunting

Pada tahun 1851, Jean Leon Foucault di Paris mengemukakan pendapat bahwa bumi adalah sebuah kerangka acuan non-inersia. Ia membuktikan pendapatnya dengan menggunakan bandul Foucault. Bandul ini menunjukkan terjadinya percepatan Coriolis karena rotasi bumi. Pengaruh percepatan Coriolis ini diketahui melalui gerakan presesi ayunan yang periodenya menyesuaikan dengan garis lintang tempat bandul tersebut berada.[3]

Referensi

sunting
  1. ^ Untung, G. Budijanto (Oktober 2017). "Ayunan Foucoult untuk Menentukan Garis Lintang Kota Surabaya". Magister Scientiae (42): 161. ISSN 0852-078X. 
  2. ^ Sari dan Oktova 2010, hlm. 55.
  3. ^ Sari dan Oktova 2010, hlm. 57.

Daftar pustaka

sunting

Sari, P., dan Oktova, R. (Januari 2010). "Pengaruh Rotasi Bumi terhadap Gerak Bandul Matematis: Kajian Teoretis dan Perancangan Media Pembelajaran Online dengan Web Builder". Berkala Fisika Indonesia. 2 (2): 54–63. ISSN 2550-0465.