Dr. Badrul Mustafa Kemal, DEA (lahir 29 Desember 1956; umur 63 tahun) adalah seorang akademisi dan pakar gempa Indonesia. Saat ini, ia merupakan dosen untuk Universitas Andalas. Ia telah banyak menulis riset mengenai lingkungan hidup. Karya-karyanya menjadi rujukan dalam penanganan bencana, khususnya di Sumatra Barat.[1][2]

Badrul menyelesaikan pendidikan sarjana di Institut Teknologi Bandung pada 1984. Ia mendapatkan gelar magister dari Universitas Bordeux I dan gelar doktor dari Universitas Pierre et Marie Curie, keduanya di Prancis.[1]

Menjelang Pilkada Padang 2018, Badrul mencalonkan diri sebagai wali kota. Ia menyebut Padang sebagai "mall-nya bencana" memerlukan pemimpin yang memiliki keahlian dalam persoalan bencana. "Salah menata dan membangun kearifan masyarakat akibatnya fatal," ujarnya.[3]

RujukanSunting