Buka menu utama

Badan Regulator Komunikasi Elektronik Eropa

Badan Regulator Komunikasi Elektronik Eropa (Body of European Regulators for Electronic Communications - BEREC), berbasis di Riga (Latvia), adalah badan regulator untuk pasar telekomunikasi di wilayah Uni Eropa. Didirikan berdasarkan bagian dari Paket Telekom yang diterbitkan oleh Parlemen Eropa pada tanggal 25 Nopember 2009. Badan ini menggantikan Grup Regulator Eropa untuk Jaringan Komunikasi Elektronika dan Jasa.

Kota Riga, Ibukota Latvia. Lokasi Kantor Pusat BEREC

BEREC dibentuk oleh Parlemen Eropa untuk mengawasi dan meng-koordinasikan 28 Otoritas Regulator Nasional (NRA) dari wilayah Uni Eropa (dan negara pemitra sekitar) sesuai dengan Regulasi nomor 1211/2009. Tugas BEREC adalah untuk menyediakan transparansi atas prosedur dan metoda operasi termasuk sebagai pengetahuan keahlian. Hal-hal ini penting bagi kepercayaan publik akan independensi dari regulator telekom. BEREC melaksanakan tugasnya secara independen, imparsial, dan transparan (artikel 1). Artikel 18 menyatakan, "BEREC dan kantornya akan memastikan agar publik dan pihak-pihak yang berkepentingan diberikan objektif (objectives), keandalan, kemudahan akses informasi, dalam hal khusus yang berhubungan dengan pekerjaannya.

Badan Regulator ini atau yang disingkat BEREC mulai bekerja tahun 2010 dan berfungsi penuh pada tahun 2011.

MisiSunting

"Komitmen terhadap kebebasan, konsisten, regulasi berkualitas untuk pasar komunikasi elektronik untuk kebaikan dan keuntungan bersama Eropa berikut warganya."

Badan ini menyumbang perkembangan dan fungsi pasar internal untuk jaringan komunikasi elektronika dan jasa. Hal ini dilakukan dengan cara memastikan aplikasi dari batasan regulasi Uni Eropa dengan tujuan untuk mempromosikan pasar internal pada sektor telekomunikasi yang menghasilkan keuntungan bersama bagi konsumen dan pelaku usaha.[1]

SejarahSunting

Otoritas Pasar Komunikasi Elektronik Eropa atau yang dikenal dengan European Electronic Communications Market(s) Authority (EECMA) diusulkan oleh Viviane Reding sebagai agen untuk Uni Eropa pada tahun 2007. Meskipun diusulkan untuk memiliki kekuasaan untuk menganulir regulasi telekomunikasi nasional,[2] tetapi faktanya hanya berfungsi sebagai badan konsultasi untuk Komisi Eropa.

Kemudian diusulkan agar otoritas ini dapat mengajukan opini dan rekomendasi tentang isu spektrum, analisis pasar yang belum terselesaikan oleh regulator nasional, dan kemungkinan perbaikan harga, pembedaan akunting, pemisahan fungsi. Juga diusulkan agar otoritas juga dapat membuat keputusan yang mengikat didalam area ETNS (prefix +3883) yang diputuskan oleh Komisi Eropa.

Otoritas terdiri pada awalnya terdiri dari 27 anggota yang mewakili 27 regulator nasional dan melakukan voting mayoritas sederhana.

Pada tahun 2009 telah ditentukan untuk memasukkan Grup Regulator Eropa (Commission and the national regulatory authorities - NRAs), yang memiliki kantor di Brussel, ke dalam Badan Regulator Komunikasi Elektronik Eropa (Body of European Regulators for Electronic Communications BEREC) dan dipilih untuk berkantor di Riga, Latvia pada Mei 2010.

Untuk selanjutnya BEREC akan membantu NRA untuk mengimplementasikan batasan regulasi untuk komunikasi elektronik dalam wilayah Uni Eropa. BEREC menyediakan advis atas permintaan dan atas inisiatif sendiri kepada institusi di Eropa dan komplemen dengan level Eropa untuk pelaksanaan regulasi yang dilaksanakan pada level nasional oleh NRA.

Secara khusus BEREC diminta untuk menyediakan laporan, advis, baik diminta oleh Komisi Eropa atau atas inisiatif sendiri, mengajukan opini ke Parlemen dan Dewan Eropa, bila diperlukan, dalam segala hal yang berkaitan dengan kompetensinya.

Strategi BERECSunting

BEREC memiliki Strategi jangka menengah dan panjang untuk melaksanakan program-programnya. Strategi ini dibuat untuk periode tiga-tahun sekali dan di-amendemen sesuai dengan kemajuan dan perkembangan ekosistem digital.

Pada pertemuan ke 21 di Brussel, 5-6 Desember 2014, BEREC mengumumkan hasil amendemen untuk visi strategi 2015-2017 dengan tiga pilar strategis untuk aktivitas periode tersebut:
1. Mempromosikan kompetisi dan investasi
2. Mempromosikan pasar internal
3. Menguatkan dan melindungi konsumen akhir

Dokumen ini menunjukkan pentingnya kualitas dari hasil pekerjaan BEREC dan operasi yang efisien, yang akan berkontribusi langsung kepada visi strategi. BEREC akan merefleksikan visi strategi tersebut dalam program kerja dan memperbaiki rencana kerja untuk optimalisasi sumber daya yang dimiliki.

Keberhasilan objektif strategi ini akan dikembangkan menjadi tiga level: bekerja untuk memperbaiki kualitas dan konsistensi daripada keputusan yang diambil oleh NRA individu melalui petunjuk pelaksanaan (juklak) dan contoh praktek terbaik; berhubungan dan bekerja-sama secara efektif khususnya dengan komisi dan pemangku kepentingan; dan memperbaiki metoda kerja dan kualitas output yang dihasilkan.

BEREC akan meninjau kembali Strategi ini untuk memastikan bahwa pekerjaan yang dilakukan selalu relevan dengan perkembangan terakhir utama pada ekosistem digital. Strategi BEREC ini memiliki fungsi untuk bekerja jangka menengah dan cetak biru untuk program kerja tahunan.

Untuk selanjutnya tujuan untuk meninjau adalah untuk memperbarui Strategi berikutnya periode 2018-2020, dengan mengenali prioritas khusus untuk pasar dan perkembangan teknologi.[3]

Pertemuan BEREC ke 33 diadakan di Kopenhagen Denmark pada tanggal 7 Desember 2017 untuk merumuskan Strategi jangka menengah 2018-2020.

Pasar Tunggal DigitalSunting

Internet dan teknologi digital telah mentransformasi dunia kita. Namun hambatan online berarti warga kehilangan barang dan jasa online, perusahaan internet maupun pelaku usaha baru akan terbatasi perkembangannya. Perusahaan dan pemerintahan tidak bisa mengambil keuntungan dari ketersediaan akses digital. Pasar tunggal digital merupakan saat yang baik untuk masuk ke era digital, meruntuhkan tembok regulasi dan memasukkan 28 negara ke dalam satu pasar.

Pasar tunggal digital dapat menyumbang €415 miliar ke dalam ekonomi Eropa, meningkatkan kesempatan kerja, pertumbuhan, kompetisi, investasi dan inovasi. Pasar tunggal digital akan memperluas pasar, menawarkan layanan effektif yang lebih murah, mentransformasi layanan publik dan menciptakan lapangan kerja. Pasar tunggal akan menciptakan kesempatan untuk pelaku usaha baru (start-ups) dan memberi kesempatan bagi perusahaan-perusahaan untuk tumbuh dan berinovasi di pasar yang terdiri dari lebih 500 juta orang.

Hambatan offline pasar tunggal, akan meluas ke layanan online dunia digital. Sebagai contoh, pasar online masih banyak yang domestik dalam hal layanan online. Hanya 7% dari usaha kecil-menengah dalam wilayah UE yang menjual barang dan jasa lewat batas antar negara.

Komisi Juncker bertujuan untuk menciptakan pasar tunggal digital untuk meng-garansi kebebasan gerak dari barang, manusia, jasa, permodalan, dan data dimana warga dan pelaku usaha dapat mengakses secara mudah barang dan jasa yang tersedia online, tidak tergantung nasional maupun dimana mereka tinggal.[4]

Penduduk Eropa menginginkan koneksi internet yang cepat dan handal, di kantor, rumah maupun di jalan. Menganjurkan investasi untuk jaringan berkecepatan sangat tinggi sangatlah penting untuk edukasi, kesehatan, industri manufaktur, dan transportasi.

Untuk menghadapi tantangan ini dan mempersiapkan Eropa untuk masa depan digital, pada bulan September 2016, Dewan mengusulkan untuk mendirikan Kode Komunikasi Elektronik Eropa dan usulan untuk Regulasi Badan Regulator Komunikasi Elektronik Eropa (BEREC). Kode ini akan me-modernisasi aturan telekom UE yang ada, yang terakhir diperbarui tahun 2009, men-stimulasikan kompetisi untuk penanaman investasi dan memperkuat pasar internal dan hak-hak konsumen.

Pada bulan Maret 2018 Parlemen dan Dewan menyetujui managemen spektrum radio terlebih dulu memperkenalkan jaringan 5G dalam UE. Setelah diadopsi penuh oleh Parlemen Eropa dan Dewan, maka negara anggota memiliki waktu dua tahun untuk mengubah Kode Komunikasi Elektronik menjadi regulasi nasional.

Pada tanggal 5 Juni 2018, kesepakatan politis ini telah disetujui untuk memperbarui aturan telekom UE dengan Kode Komunikasi Elektronik Eropa yang baru, yang diusulkan oleh Komisi, dan yang akan meningkatkan investasi untuk jaringan berkecepatan sangat tinggi dalam wilayah UE, termasuk menjangkau daerah terpencil dan desa-desa.[5]

Kode Komunikasi Elektronik Eropa yang baru akan memastikan ketersediaan spektrum radio 5G pada akhir tahun 2020 dan melengkapi operator penyedia dengan prediksi perolehan lisensi selama sekurang-kurangnya 20 tahun; termasuk koordinasi yang lebih baik untuk perencanaan pengaturan spektrum radio.

Kode ini akan memfasilitasi pemasangan jaringan berkecepatan sangat tinggi dengan membuat aturan-aturan untuk investasi bersama yang lebih mudah diprediksi dan mempromosikan risiko bersama dalam pelaksanan jaringan ini. Kode ini akan mempromosikan kompetisi yang ber-kesinambungan untuk kepentingan konsumen, dengan regulasi inti kemacetan pada perkawatan, pelindung kabel, dan kabel dalam bangunan dan regime regulasi spesifik hanya bagi operator.[6]

Selanjutnya, aturan-aturan baru juga akan memastikan kerjasama yang baik antara Komisi dan BEREC dalam men-supervisi hal-hal yang berkaitan dengan provisi kunci akses untuk investasi bersama dan regulasi symmetric.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting