Avro Lincoln atau nama aslinya ialah Avro Type 694, adalah pesawat pengebom berat bermesin-empat Britania Raya yang terbang pertama kali pada 9 Juni 1944. Dikembangkan oleh Avro Lancaster, varian Lincoln pada awalnya dikenal dengan nama Lancaster IV dan V, kemudian diganti namanya menjadi Lincoln I dan II. Avro Lincoln merupakan pesawat pengebom bermesin-piston terakhir yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Kerajaan (RAF).

Lincoln
Avro Lincoln ExCC.jpg
Satu-satunya Avro Lincoln buatan Kanada
Jenis Pesawat pengebom berat
Pembuat A V Roe (168), Metropolitan-Vickers (80) dan Armstrong Whitworth (281)
Penerbangan perdana 9 Juni 1944[1]
Diperkenalkan 1945
Dipensiunkan 1963 Angkatan Udara Britania Raya
1967 Angkatan Udara Argentina
Status Pensiun
Pengguna utama Angkatan Udara Britania Raya
Angkatan Udara Argentina
Angkatan Udara Australia
Jumlah 604[1]
Dikembangkan dari Avro Lancaster
Dikembangkan menjadi Avro Shackleton
Avro Tudor

Lincoln memperoleh status operasionalnya pada bulan Agustus 1945. Awalnya pesawat ini ditugaskan ke unit Tiger Force, sebuah pasukan pengebom berat Persemakmuran yang dimaksudkan untuk turut berperan dalam tahap penutupan Perang Dunia Kedua dengan berpartisipasi dalam kampanye Jepang dengan beroperasi di wilayah daratan Jepang; tetapi perang berakhir sebelum Lincoln sempat beraksi. Produksi tetap berjalan dan jenisnya diadopsi dalam jumlah yang banyak, sehingga memungkinkannya secara progresif menggantikan Lancaster produksi sebelumnya dalam dinas di RAF selama akhir 1940-an.

Lincoln dikerahkan dalam beberapa operasi militer selama 1950-an. Skuadron RAF yang dilengkapi dengan pesawat tipe ini digunakan sebagai bagian dari aksi Inggris melawan pejuang gerilya selama Pemberontakan Mau Mau di Kenya; RAF dan Royal Australian Air Force (RAAF) mengoperasikan Lincoln selama Darurat Malaya. Selain penggunaannya pada masa perang, tipe ini digunakan secara signifikan oleh RAAF dan Angkatan Udara Argentina (dalam bahasa Spanyol: Fuerza Aérea Argentina). Lincolns juga digunakan dalam penerbangan sipil, bahkan setelah dimodifikasi digunakan untuk mengangkut daging di Paraguay.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Mantelli, Brown, Kittel and Graf 2017, p. 58.
  2. ^ Mantelli, Brown, Kittel and Graf 2017, pp. 58–59.