Astarte

Dewi Timur Tengah, dipuja dari Zaman Perunggu hingga zaman klasik

Astarte merupakan nama dalam mitologi orang Fenisia.[1] Nama Astarte dalam bahasa Ugarit disebut Athartu, dalam bahasa Fenisia disebut Ashtart, dan dalam bahasa Ibrani disebut dengan Astoret.[2] Dalam teks Ugarit, nama Astate disebutkan sebanyak 46 kali dan dalam teks-teks dari Mesir disebutkan beberapa kali.[2] Ia merupakan seorang sosok ibu yang agung bagi masyarakat Fenisia.[1] Nama Astarte juga sering dikaitkan dengan nama dewa dalam mitologi Babilonia dan Asyur yaitu Ishtar.[1] Ishtar merupakan dewa dari bintang pagi dan bintang petang yang berarti bahwa bintang pagi adalah dewa perang dan bintang petang adalah dewa dari cinta.[1] Ritus yang dilakukan bagi Astarte mempunyai ciri yaitu pesta dan dalam pesta tersebut hubungan seks dilakukan untuk menyucikan dewi ini.[1] Ritus bagi Astarte ini bermacam-macam tergantung di mana ritus ini diadakan.[1] Di mesir, ritus bagi Astarte diadakan dengan cara mempersembahkan anak yang pertama atau keturunan yang pertama baik itu buah dari pohon maupun anak dari hewan.[1]

Dalam Budaya PopulerSunting

Penamaan Astarte pernah dipakai oleh salah satu karakter Sailor Moon, yaitu Sailor Astarte, dimana ia dikisahkan sebagai pindahan dari Transylvania, ia pindah ke Juuban dan menjadi murid baru di sekolah Usagi dan kawan-kawannya. Namun, Sailor Astarte hanya sekali muncul pada versi musikal saja.

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d e f g (Inggris) Gertrude Jobes. 1962. Dictionary of Mythology Folklore and Symbols. New York: The Scarecrow press. Hlm 144.
  2. ^ a b (Inggris) Karel Van Der Toorn et.all. 1999. Dictionary of Deities and Demons in the Bible. Hlm 109-114.