Asam heksafluorosilikat

senyawa kimia

Asam heksafluorosilikat adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia (H3O)2SiF6 (juga ditulis (H3O)2[SiF6]). Asam ini merupakan cairan tak berwarna dengan bau yang tajam. Asam ini dihasilkan secara alami dalam jumlah besar di gunung berapi.[1][2] Asam ini diproduksi sebagai pendahulu aluminium trifluorida dan kriolit sintetik. Asam ini sering digunakan sebagai sumber fluorida dalam proses fluoridasi air.[3][4] Garam yang berasal dari asam heksafluorisilikat disebut "heksafluorosilikat".

Asam heksafluorosilikat
Hexafluorosilicic acid molecular structure.png
Hexafluorosilicic-acid-3D.png
Nama
Nama IUPAC (preferensi)
Asam heksafluorosilikat
Nama IUPAC (sistematis)
Dihidrogen heksafluorosilikat
Nama lain
Asam fluorosilikat
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChemSpider
Nomor EC 241-034-8
Nomor RTECS VV8225000
Nomor UN 1778
Sifat
F6H2Si
Massa molar 144,09 g·mol−1
Penampilan transparan, tidak berwarna, cairan menguap
Bau asam, tajam
Densitas 1.22 g/cm3 (25% soln.)
1.38 g/cm3 (35% soln.)
1.46 g/cm3 (larutan 61%)
Titik lebur ca. 19 °C (66 °F; 292 K) (60–70% solution)
< −30 °C (−22 °F; 243 K) (larutan 35%) 
Titik didih 108,5 °C (227,3 °F; 381,6 K) (berdekomposisi)
Dapat dicampur
Indeks bias (nD) 1.3465
Struktur
Octahedral SiF62−
Bahaya
Lembar data keselamatan External MSDS
Beracun T – Beracun
Korosif C – Korosif
Frasa-R R34, R25
Frasa-S (S1/2), S26, S27, S45
Titik nyala Tidak mudah terbakar
Dosis atau konsentrasi letal (LD, LC):
430 mg/kg (mulut, tikus)
Senyawa terkait
Kation lainnya
Amonium heksafluorosilikat

Sodium fluorosilicate

Senyawa terkait
Asam heksafluorofosfat
asam fluoroborat
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
YaY verifikasi (apa ini YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Dalam larutan berair, kation hidronium (H3O+) biasanya disamakan dengan proton yang mengalami solvasi, sehingga senyawa ini juga dapat ditulis dengan rumus H2SiF6.

KeamananSunting

Asam heksafluorosilikat dapat mengeluarkan hidrogen fluorida saat mengalami penguapan, sehingga asam ini cukup berbahaya. Uapnya jika dihirup dapat memicu edema paru-paru. Seperti hidrogen fluorida, asam ini dapat mengkorosikan kaca dan alat keramik.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Palache, C., Berman, H., and Frondel, C. (1951) Dana’s System of Mineralogy, Volume II: Halides, Nitrates, Borates, Carbonates, Sulfates, Phosphates, Arsenates, Tungstates, Molybdates, etc. John Wiley and Sons, Inc., New York, 7th edition.
  2. ^ Anthony, J.W., Bideaux, R.A., Bladh, K.W., and Nichols, M.C. (1997) Handbook of Mineralogy, Volume III: Halides, Hydroxides, Oxides. Mineral Data Publishing, Tucson.
  3. ^ "CDC - Water Fluoridation Additives - Engineering Fact Sheet - Community Water Fluoridation - Oral Health". Cdc.gov. Diakses tanggal 2015-03-10. 
  4. ^ The New Zealand Institute of Chemistry (NZIC) - Hydrofluorosilic acid and water fluoridation hydrofluorosilic acid.
  5. ^ "CDC – Fluorosilicic Acid – International Chemical Safety Cards - NIOSH". Cdc.gov. Diakses tanggal 2015-03-10.