Anglo-Saxon

kelompok persekutuan suku-suku Jermanik di Pulau Britania Raya mulai abad ke-5 Masehi

Anglo-Saxon adalah suatu identitas kelompok kebudayaan di Inggris pada abad pertengahan awal. Pada abad ke-5 Masehi, mereka datang dari daratan Eropa ke Pulau Britania Raya dan mulai bermukim di sana. Identitas kelompok Anglo-Saxon muncul dari interaksi suku-suku Jermanik dengan penduduk pribumi. Lama-kelamaan orang pribumi mulai mengadopsi budaya dan bahasa Anglo-Saxon, hingga terjadinya asimilasi. Kelompok Anglo-Saxon bersumbangsih besar pada nilai-nilai, bahasa, hingga berdirinya kerajaan Inggris. Warisan bahasa Anglo-Saxon tak luput dari bahasa Inggris modern. Lebih dari 25% kosakata bahasanya diambil dari bahasa Anglo-Saxon. Kosakata tersebut juga merupakan kosakata pokok dalam percakapan sehari-hari orang Inggris masa kini.[1]

KutipanSunting