Anaktoria (atau Anactoria) merupakan nama seorang wanita yang disebut oleh penyair Sapfo sebagai kekasihnya di Fragmen 16 Sapfo (edisi Lobel-Page) [1], sering disebut dengan judul "Kepada Istri Perwira, di Sardis". Sapfo 31 secara tradisional disebut "Ode kepada Anaktoria", meski tidak ada nama yang muncul di dalamnya (A. C. Swinburne, dikutip di dalam Lipking 1988).

Algernon Charles Swinburne menulis sebuah puisi panjang di dalam puisi dan balada berjudul Anaktoria, di mana Sapfo membahas Anaktoria dalam citra yang mencakup Sadomasokhisme, Kanibalisme, dan Distheisme.[2] Lipking (1988) discusses Swinburne's poem.

Anaktoria hampir seperti "inspirasi" di dalam puisi Sapfo. Ia disebutkan pada awal puisi seperti Homer digunakan untuk memanggil dewa-dewa atau inspirasi.

ReferensiSunting

Lipking, Lawrence I. (1988). Abandoned Women and Poetic Tradition. University of Chicago Press. hlm. 92–96. ISBN 0-226-48452-1. Diakses tanggal 2007-08-17.