Alfamart

minimarket Indonesia

Alfamart (IDX: AMRT) adalah jaringan toko swalayan yang memiliki banyak cabang di Indonesia. Gerai ini umumnya menjual berbagai produk makanan, minuman dan barang kebutuhan hidup lainnya. Lebih dari 200 produk makanan dan barang kebutuhan hidup lainnya tersedia dengan harga bersaing, memenuhi kebutuhan konsumen sehari-hari.

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk
Alfamart
Publik
IndustriSwalayan
Didirikan27 Juni 1999
Kantor
pusat
Jl. MH. Thamrin No.9, Cikokol, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Indonesia 15117
Tokoh
kunci
  • Anggara Hans Prawira (Presiden Direktur)
  • Feny Djoko Susanto (Presiden Komisaris)
PendapatanRp. 66 Triliyun (2018)
Rp. 650 Milyar (2018)
PemilikAlfa Corp
Karyawan
51.600 (2018)
Situs webwww.alfamart.co.id

Dengan trademark Alfa, yang kini sahamnya dimiliki oleh HM Sampoerna (70%) dan PT. Sigmantara Alfindo (30%). Saat ini Alfamart sudah memiliki lebih dari 15.000 gerai di Indonesia.

Sejarah

Alfamart berawal dari PT. Alfa Mitra Utama yang kemudian beralih kepemilikan menjadi PT. Sumber Alfaria Trijaya. Dulu, Alfamart bernama Alfa Mini Mart yang kemudian berganti nama Alfamart pada tahun 2003.

Hingga kini Alfamart telah memiliki 15.102 gerai dari 32 cabang di Indonesia. Cabang terbesarnya ada di Jakarta dan Tangerang. Saham Alfamart telah diambil alih oleh HM Sampoerna (70%) dan PT. Sigmantara Alfindo (30%).

Setelah sukses di Indonesia, Alfamart melakukan ekspansi usaha ke negara tetangga, Filipina. Mereka menggandeng perusahaan ritel SM Investments Corporation, lalu membuka cabang pertamanya di Trece Martires pada tahun 2016.[1][2][3]

 
Alfamart di Kota Manila, Filipina

Pada 11 November 2020, Alfamart Philippines berhasil membuka cabang ke-1000 mereka di Tagum.[4] Direncanakan, Alfamart Philippines akan menambah cabang minimarketnya di lebih banyak wilayah di Filipina, terutama di wilayah Cebu, Davao, Cagayan de Oro dan Zamboanga.[5][6]

Kontroversi

  • Pada Juli 2016, Alfamart menjajaki kerja sama dengan PT. Food Station untuk menyalurkan beras pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah DKI Jakarta ke gerai-gerai Alfamart.[7]
  • Pada Oktober 2016, Alfamart digugat konsumennya bernama Mustolih dikarenakan mengumpulkan sumbangan dari publik berupa uang kembalian dan tidak transparan dengan penggunaan dananya.[8][9][10]

Referensi

  1. ^ "SM group enters convenience store business; opens Alfamart - The Manila Times Online". www.manilatimes.net. Diakses tanggal 2016-12-01. 
  2. ^ "Alfamart Philippines targets 3000 stores". Inside Retail Asia. 2015-03-03. Diakses tanggal 2016-12-01. 
  3. ^ "SM strikes gold with Alfamart partnership | SM Investments". sminvestments.com. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-12-05. Diakses tanggal 2016-12-01. 
  4. ^ "Alfamart open its 1000th store in the Philippines by November 11 2020". business inquirer. 11 November 2020. Diakses tanggal 11 November 2020. 
  5. ^ "SM Will Introduce Alfa Mart In Visayas and Mindanao". About Cagayan de Oro (dalam bahasa Inggris). 2016-08-23. Diakses tanggal 2016-12-01. 
  6. ^ Silva, Victor Anthony V. (2016-08-22). "SM eyes expansion in Visayas, Mindanao". Cebu Daily News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2016-12-01. 
  7. ^ "Food Station: Kunjungan Alfamart ke PT Food Station". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-05-08. Diakses tanggal 2017-11-23. 
  8. ^ "Komisi Informasi Publik: Donatur Sengketakan Mini Market Alfamart ke KIP. 19 Oktober 2016". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2017-05-05. Diakses tanggal 2017-11-22. 
  9. ^ Kontan: Pengumpulan donasi Alfamart dilaporkan konsumen.23 Oktober 2016
  10. ^ Viva: Konsumen yang Penasaran Uang Donasi Kini Digugat Alfamart. 9 Februari 2017

Pranala luar