Buka menu utama
Untuk film berjudul sama buatan tahun 1977, lihat: Akibat Pergaulan Bebas.

Akibat Pergaulan Bebas merupakan film Indonesia yang dirilis pada 29 April 2010 yang disutradarai oleh Nayato Fio Nuala. Film ini dibintangi antara lain oleh Uli Auliani dan Samuel Zylgwyn.

Akibat Pergaulan Bebas
Akibat Pergaulan Bebas (2010).jpg
Poster Film
SutradaraNayato Fio Nuala
ProduserFirman Bintang
PenulisPuguh P.S. Admadja
PemeranUli Auliani
Samuel Zylgwyn
Sabai Morscheck
Leylarey Lesesne
Smitha Anjani
Ray Sahetapy
MusikEka Firdaus
SinematografiNayato Fio Nuala
Freddy Lingga
PenyuntingTiara Puspa Rani
DistributorMitra Pictures
Tanggal rilis
29 April 2010
Durasi
... menit
NegaraIndonesia

SinopsisSunting

Akibat Pergaulan Bebas menceritakan tentang liku-liku anak muda yang terjerumus ke dalam dunia hitam, sehingga kehidupan anak muda mulai tidak karuhan dan berujung pada penderitaan. Seperti halnya empat sahabat, Kanya, Dinda, & Zizi. mereka mempunyai sifat yang sangat berbeda. Kanya, gadis yang memiliki profesi menjadi pelacur setelah ia kabur dari rumah karena masalah pribadi. Zizi, yang mempunyai seorang pacar yang ternyata memiliki seorang istri. Dan Dinda, gadis polos dari keluarga miskin yang bertekad menjadi seorang model. Dinda memiliki seorang teman bernama Gladis. Gladis sendiri yang ternyata tidak menyukai sosok Kanya, karena dia seorang pelacur sehingga Gladis menasehati Dinda untuk berhati - hati terhadap Kanya. tidak hanya itu, dari keluarga 'Broken Home', membuat mamanya kabur dari rumah karena papanya selingkuh.

Kehidupan mereka dalam dunia hitam ini tidaklah mereka bayangkan. Kanya yang harus tersiksa akibat diperkosa & disiksa oleh pelanggannya. Zizi yang harus menggugurkan kandungannya karena pacarnya tidak mau bertanggung jawab dan lebih mencintai istrinya. Dinda harus mengalami babak belur karena menolak dipaksa menjadi seorang pelacur oleh germonya, dan Gladis yang mengetahui kalau papanya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri, Dinda. Mereka menyadari bahwa yang mereka lakukan sangatlah keterlaluan, membuat mereka menanggung akibat.Sehingga mereka harus mencari jalan untuk keluar dunia kelam ini.

ProduksiSunting

Film ini sempat diprotes Majelis Ulama Indonesia akibat judul film yang dianggap menyesatkan.[1] Sementara film ini mengangkat tema yang menyoroti kehidupan remaja kota yang terjerumus ke dalam berbagai persoalan yang menjerat anak muda.[2][3]

ReferensiSunting

Pranala luarSunting