Ahmad Afandi Abdulaev

Ahmad Afandi Abdulaev (bahasa Arab: الشيخ أحمد حاج أفندي عبداللاييف, bahasa Rusia: Абдулаев, Ахмад Магомедович; lahir 15 September 1959, Verkhnee Inkho, daerah Gumbetovsky) — adalah seorang ulama dan Mufti Dagestan. Ia menjabat sebagai Ketua Administrasi Spiritual Muslim Dagestan, Syekh Tarekat Naqsyabandiyah dan Syazaliyah, salah satu pemimpin spiritual Muslim Dagestan.

Syeikh Ahmad Afandi Abdulaev
Mufty of Dagestan.png
Syeikh Ahmad Afandi
LahirАхмад Магомедович Абдулаев
15 September 1959
Dagestan
Warga negaraRusia
PekerjaanMufti dan Pemimpin Umat Islam Dagestan
Dikenal atasKetua Tarekat Naqsyabandiyah dan Shazaliyah
PenghargaanЗолотая звезда Народный герой Дагестана.jpg За заслуги перед Республикой Дагестан.jpg За заслуги перед Республикой Дагестан 2.png
Situs webwww.islamdag.ru

Masa awal kehidupanSunting

Ahmad Haji Afandi Abdulaev lahir pada 15 September 1959 di Republik Sosialis Soviet Otonom Dagestan, di desa Inkho, Daerah Gumbetovsky . Pada tahun-tahun awalnya, Ahmad Haji belajar bahasa Arab dan Islam. Keluarganya mempraktikkan agama Islam, bahkan selama masa Soviet, ketika orang-orang beragama secara resmi dilarang. Kerabatnya menjaga iman mereka dan membesarkan anak-anak mereka sesuai dengan ajaran Islam. Ahmad Haji adalah cucu Syekh sufi terkenal Naqshbandiyah dan Shazaliyah, Abdulhamid-Afandi.[1]

KarierSunting

Pada tahun 1991, Ahmad-Haji menjadi Imam di sebuah Masjid di Daerah Kizilyurt. Pada tahun 1992 ia mulai mengajar di Institut Agama Islam di Kizilyurt, di mana belaiu menjabat sebagai Rektor. Pada tahun 1998, di Dewan Ulama Dagestan, Kiyai Ahmad Abdulaev dengan suara bulat terpilih sebagai Mufti dan Ketua Administrasi Spiritual Muslim Dagestan.

Pada tahun 2010, ia menerima ijazah Mentor Spiritual dari Syekh Said Afandi al-Chirkawi, tetapi ia tidak mengajar Murid. Setelah Said Afandi wafat, penggantinya Syekh Abduljalil-Afandi membuat perintah (amr) kepada Ahmad Afandi untuk mengajarkan para Murid.

Pada 2013, Mufti menerima status kehormat sebagai Penjaga Peninggalan Suci Muhammad, serta peninggalan itu sendiri, termasuk rambut Muhammad dan peninggalan lain.

PenghargaanSunting

  • Order of Merit "Untuk pelayanan ke Republik Dagestan" [2] (2009)
  • Medali Peringatan "Peringatan ke-50 ROSSNAA" (Perhimpunan Solidaritas dan Kerja Sama Rusia untuk Rakyat Asia dan Afrika) (2011)
  • Bintang Emas Pahlawan Rakyat Dagestan [3] (2015)
  • Medali Peringatan untuk menghormati pembukaan kompleks Masjid Katedral Moskwa (2015)
  • Medali Kehormatan Republik Dagestan "Untuk cinta tanah airnya" (2016)
  • "Order Emas untuk Pembuat Kedamaian" (2018)
  • Lencana yang mengesankan dari RosAviation "95 tahun Penerbangan Sipil Rusia" (2018)
  • Medali Peringatan HUT "HUT ke-90 Penerbangan Sipil Republik Dagestan" (2018)
  • Lencana dari Parlemen Rusia "25 tahun Dewan Federasi" (2019)
  • Order Persahabatan [4] (2019)
  • Order Penghargaan dari Umat, tingkat I [5] (2019)
  • Order of Glory and Honor [6] (2019)
  • Medali "Untuk Kerja Keras" - untuk layanan kepada Republik Dagestan [7] (2021)
  • Medali "Untuk loyalitas kepada Tanah Air" [8] (2021)

BibliografiSunting

Pada 2015, bukunya The Virtues of the Righteous diterbitkan dalam bahasa Arab, terjemahannya dalam bahasa Avar, bahasa Rusia dan bahasa Tajik diterbitkan kemudian. Pada akhir 2015, total penjualan melebihi 200.000 eksemplar. Berdasarkan buku itu kemudian dibuat dalam format video dan audio.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting

The Virtues of the Righteous (dalam bahasa Arab) [1]

  1. ^ http://islamdag.ru/sites/default/files/books/sady_blagonraviya.pdf