Afrizal Anoda

aktor Indonesian

Afrizal Anoda (lahir 11 April 1952) adalah seorang aktor, penulis dan mantan wartawan Indonesia keturunan Minangkabau, Sumatera Barat. Kariernya sebagai seorang aktor berlangsung lebih dari empat dekade, terkenal dengan peran pendukung dan dialeknya yang khas, ia muncul di belasan film layar lebar dan merupakan salah satu aktor terkemuka pada masanya. Karya aktingnya yang mengesankan termasuk yang mendapatkan apresiasi saat itu, dalam film-film drama seperti drama romantis Ranjau-Ranjau Cinta (1984), drama komedi Nagabonar (1987) dan drama misteri Ketika Dia Pergi (1990), yang kesemuanya itu membuatnya mendapatkan nominasi Piala Citra di Festival Film Indonesia, ketiganya sebagai Aktor Pendukung Terbaik.

Afrizal Anoda
LahirAfrizal Anoda
11 April 1952 (umur 70)
Sawahlunto, Sumatera Barat, Indonesia
AlmamaterInstitut Kesenian Jakarta
Pekerjaan
Tahun aktif1979–sekarang
Suami/istriMintarsih
Anak2

Kehidupan pribadiSunting

Setamat SMA di Sawahlunto, ia melanjutkan kuliah ke Akademi Teater di Institut Kesenian Jakarta pada tahun 1973 hingga tamat pada tahun 1978.[1]

FilmografiSunting

FilmSunting

SinetronSunting

FTVSunting

  • Finding Neno (2017)
  • Azab: Hancurkan Masjid, Anak Durhaka Mati Tertimbun Dan Jenazahnya Tidak Mau Menghadap Kiblat
  • Azab: Bumi Menimbun Jasad Anak Yang Kurangajar Pada Orang Tuanya

Penghargaan dan nominasiSunting

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
1985 Festival Film Indonesia Pemeran Pendukung Pria Terbaik Ranjau-Ranjau Cinta Nominasi
1987 Festival Film Indonesia Nagabonar Nominasi
1991 Festival Film Indonesia Ketika Dia Pergi Nominasi

ReferensiSunting