Adhyatma

dr. Adhyatma, MPH. (lahir di Semarang, Jawa Tengah, 25 Mei 1932 – meninggal di Jakarta, 2 Desember 1999 pada umur 67 tahun) adalah Menteri Kesehatan yang menjabat pada 23 Maret 1988 hingga 11 Maret 1993.

Adhyatma
Menteri Kesehatan Indonesia ke-11
Masa jabatan
23 Maret 1988 – 11 Maret 1993
PresidenSoeharto
PendahuluSuwardjono Surjaningrat
PenggantiSujudi
Informasi pribadi
Lahir25 Mei 1932
Bendera Belanda Semarang, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal dunia2 Desember 1999 (umur 67)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan Indonesia
PasanganSiti Fatimah
Anak
  • Ir. Fadjar Djatmika
  • Ir. Krisna Satyawan
  • Dr. Ir. Wisnu Isvara, M.T.
Alma mater
  • Universitas Indonesia
  • University of Berkeley
PekerjaanDokter

Profil SingkatSunting

PendidikanSunting

Adhyatma lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 1959. Gelar Master of Public Health diperolehnya di Amerika Serikat.

KarierSunting

Adhyatma pernah menjadi Dokabu (Kepala Kandepkes) di Jawa Tengah dan mengelola Rumah Sakit Kusta Sitanala, Tangerang. Ia dikenal sebagai pejabat struktural karier di Ditjen P2MPLP (Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Pemukiman) Departemen Kesehatan. Sebelum menjadi Dirjen P2MPLP, ia menjabat Kepala Direktorat Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang, serta Dirjen P3M (Pemberantasan Penyakit Menular), nama lama P2MPLP.

Ia memegang jabatan dirjen untuk dua periode, walaupun masa jabatan kedua belum dirampungkannya, ketika ia meletakkan jabatan tanggal 6 Maret 1987 untuk memegang jabatan di UNICEF yang berkedudukan di Bangkok.

Ditunjuk sebagai Menteri KesehatanSunting

Ketika namanya diumumkan oleh Presiden Soeharto sebagai Menteri Kesehatan pada 21 Maret 1988, kemungkinan besar yang bersangkutan tak mendengar melalui TVRI. dr. M Adhyatma, MPH. masih berada di Bangkok, Muangthai, sehari sebelum diumumkan, sebagai penasehat regional pada UNICEF (Dana PBB untuk Anak-Anak) Perwakilan Asia Tenggara.

Walau demikian, yang jelas berita tersebut disambut gembira oleh kalangan Departemen Kesehatan, karena pada waktu itu beliau bukanlah "orang luar" bagi departemen yang akan dipimpinnya itu. Jujur, sederhana, alim, tekun, suka tantangan, dan tanggungjawab itulah sebagian predikat yang bertubi-tubi diberikan oleh kalangan Depkes, baik anak buahnya maupun rekan-rekannya dulu, untuk menggambarkan karakter beliau ini.

ReferensiSunting

  • Kompas, Edisi Selasa, 22 Maret 1988
Jabatan politik
Didahului oleh:
Suwardjono Surjaningrat
Menteri Kesehatan Indonesia
1988-1993
Diteruskan oleh:
Sujudi