Adhi Moersid (Lahir di Bogor, 1 November 1937- 16 November 2019[1]) adalah Direktur PT Atelier Enam (dari 1968- 2019).[2]

Adhi merupakan salah satu perintis PT Aterlier Enam sejak masih menjadi Mahasiswa ITB. Melalui perusahaannya ia telah terlibat dalam banyak proyek pemerintah seperti; Paviliun DKI di Taman Mini, Proyek PLTA di Karangates, Malang, pelabuhan udara Talang betutu di Palembang, Pusat Pendidikan Minyak dan Gasbumii di Cepu, Jawa Tengah, dan PT Nurtanio. Adhi dikenal dengan sentuhan tradisional dalam karya arsitekturnya, menurutnya arsitektur tradisional itu jujur, karena bangunan yang terbuat dari kayu terlihat dari seperti kayu tidak ada yang .[2]

Kehidupan pribadiSunting

Adhi semasa kecilnya tidak lepas dari lingkungan hutan, bersama Neneknya, Ny. B. Yoedonegoro yang maharIa banyak mengetahui tentang pelbagai tanaman. Ayahnya, Almarhum M. Soetarmo Hardjawasono, terakhir bekerja sebagai Kepala Jawatan Kehutanan- sampai pensiun.[2]

ReferensiSunting


  1. ^ Media, Kompas Cyber. "Mengenang Maestro Arsitek Indonesia Adhi Moersid... Halaman all". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2020-01-11. 
  2. ^ a b c APA & SIAPA sejumlah orang Indonesia 1985-1986. Tempo (Jakarta, Indonésie) (edisi ke-Cet. 1). Jakarta: Grafiti Pers. 1986. ISBN 979-444-006-X. OCLC 37095471.