Buka menu utama
Kippot yang diperjualbelikan.
Para pionir Zionis relijius membangun Kibbutz Ein HaNatziv, 1946

Zionisme relijius (Ibrani: צִיּוֹנוּת דָּתִית, translit. Tziyonut Datit, atau דָּתִי לְאוּמִּי Dati Leumi "Relijius Nasional", atau כִּיפָּה סְרוּגָה Kippah seruga, artinya "topi rajutan") adalah sebuah ideolog yang memadukan Zionisme dan Yudaisme Ortodoks.

Sebelum pendirian Negara Israel, Zionis relijius utamanya adalah Yahudi pengamat yang mendukung upaya Zionis untuk membangun negara Yahudi di Tanah Israel.

Setelah Perang Enam Hari, dan perebutan Tepi Barat, sebuah wilayah yang disebut dalam istilah Yahudi sebagai Yudea dan Samaria, komponen sayap kanan gerakan Zionis Relijius mengitegrasikan revindikasi nasionalis, dan berubah menjadi Neo-Zionisme. Ideologi mereka melibatkan tiga pilar: Tanah Israel, Bangsa Israel, dan Taurat Israel.[1]

Daftar isi

Tokoh terkenalSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Adriana Kemp, Israelis in Conflict: Hegemonies, Identities and Challenges, Sussex Academic Press, 2004, pp.314–315.

Daftar pustakaSunting

  • The Zionist Idea and Its Variations by Shlomo Avineri, Am Oved publishing, chapter 17: "Rabbi Kook – the dialection in salvation"

Pranala luarSunting