Buka menu utama

Widodo Cahyono Putro (lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 8 November 1970; umur 49 tahun) adalah seorang pelatih dan pemain sepak bola legendaris Indonesia.[1] Posisinya saat bermain adalah penyerang. Widodo seangkatan dengan Rochy Putiray, Joko Susilo, dan Aji Santoso.

Widodo C Putro
Widodo C. Putro.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkapWidodo Cahyono Putro
Tanggal lahir8 November 1970 (umur 49)
Tempat lahirCilacap, Indonesia
Tinggi1,70 m (5 ft 7 in)
Posisi bermainPenyerang (sepak bola)
Informasi klub
Klub saat iniPersita Tangerang (manajer)
Karier senior*
TahunTimTampil(Gol)
1990–1994Warna Agung??(??)
1994–1998Petrokimia Putra(39)
1998–2003Persija Jakarta??(15)
2002–2004Petrokimia Putra25(15)
Tim nasional
1991–1999Indonesia55(14)
Kepelatihan
2010–2011Indonesia (Asisten)
2012Indonesia U-21
2012Indonesia U-23 (Asisten)
2013Gresik United
2014Indonesia (Asisten)
2015Persepam Madura Utama
2016–2017Sriwijaya F.C.
2017–2018Bali United
2019-Persita Tangerang
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 16 Agustus 2019.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 21 November 1999

KarierSunting

Sebagai pemainSunting

Widodo mengawali sebagai pemain profesional di klub Galatama, Warna Agung (19901994). Bakatnya ditemukan oleh Endang Witarsa. Setelah itu ia pindah ke Petrokimia Putra Gresik, hingga 1998. Di Klub inilah penampilan Widodo semakin meningkat dan ia menjadi bagian dari Tim nasional sepak bola Indonesia hingga ia meraih prestasi hasil dari tendangan saltonya saat melawan Kuwait yang dinobatkan sebagai gol terbaik Piala Asia AFC 1996.[2] Setelah selama empat tahun ia pindah ke Persija Jakarta hingga 2002. Setelah dari Persija Jakarta ia kembali ke Petrokimia Putra Gresik hingga gantung sepatu dan menjadi seorang pelatih di klub tersebut.

Sebagai pelatihSunting

Sebagai Pelatih, ia mengawali karier di klub lamanya Petrokimia Putra Gresik (2004), kemudian dua musim menjadi asisten pelatih di Persijap Jepara, Pada tahun 2006 itu juga hingga 2008 ia dipercaya BTN untuk menjadi asisten pelatih Tim nasional sepak bola Indonesia Pra Olimpiade, SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia.[3] Pada 2009 ia dipercaya membesut tim Persela Lamongan menggantikan M. Basri.[4] Musim 2009-2010 putaran kedua posisinya digantikan oleh Djoko Susilo. Ia kembali dipercaya BTN untuk mendampingi Alfred Riedl bersama dengan Wolfgang Pikal dan Edi Harto di Piala Suzuki AFF 2010.[5][6]

Pada tanggal 10 Mei 2017, Widodo resmi menjadi pelatih Bali United F.C. menggantikan Eko Purjianto yang sebelumnya menjabat pelatih interim.[7]

ReferensiSunting