Viranşehir

Viranşehir (bahasa Kurdi: Wêranşar) [3] adalah sebuah kota yang terletak di Provinsi Şanlıurfa, di tenggara Turki, 93 km sebelah timur kota Sanli Urfa dan 53 km barat laut Ceylanpınar di perbatasan Suriah. Pada Zaman Kuno Akhir, kota dikenal sebagai Constantina atau Constantia bahasa Yunani: Κωνσταντίνη) oleh Romawi dan Bizantium, dan Tella oleh penduduk Asyur/Suriah setempat.[4]

Viranşehir
Mardin yolu - Viranşehir, Şanlıurfa.jpg
Viranşehir di Turkey
Viranşehir
Viranşehir
Koordinat: 37°13′50″N 39°45′55″E / 37.23056°N 39.76528°E / 37.23056; 39.76528Koordinat: 37°13′50″N 39°45′55″E / 37.23056°N 39.76528°E / 37.23056; 39.76528
NegaraTurki
ProvinsiŞanlıurfa
Pemerintahan
 • Wali kotaSalih Ekinci (AKP)
 • KaymakamÖmer Dereci
Luas
 • Distrik2.272,27 km2 (87,733 sq mi)
Populasi
 (2012)[2]
 • Perkotaan
95.896
 • Distrik
172.422
 • Kepadatan Distrik0,76/km2 (2,0/sq mi)
Situs webViranşehir Belediyesi Viranşehir Kaymakamlığı

SejarahSunting

Menurut sejarawan Bizantium John Malalas, kota ini dibangun oleh Kaisar Romawi Konstantinus I di lokasi bekas Maximianopolis yang telah hancur akibat serangan Persia dan gempa bumi. Selama dua abad berikutnya, kota ini adalah lokasi penting bagi Romawi/Bizantium dimana kota ini memainkan peran penting dalam Perang Romawi-Persia abad ke-6 sebagai pusat dux Mesopotamiae (363–540).[5] Kota ini direbut oleh bangsa Arab pada tahun 639.[5]

Kota ini menjadi basis bagi negarawan Utsmaniyah asal Kurdi Ibrahim Pasha, pemimpin suku Kurdi Milan, pada akhir abad kesembilan belas. Mulai tahun 1891, Ibrahim Pasha memimpin beberapa resimen kavaleri yang disponsori oleh kesultanan yang dikenal sebagai Kavaleri Hamidiye. Dia menikmati bantuan dari Sultan Abdul Hamid II, dan juga memperluas perlindungan kepada penduduk Kristen setempat, dimana sekitar 600 keluarga bertempat tinggal di distrik itu pada awal 1900-an.[6] Mata-mata dan diplomat Inggris Mark Sykes mengklaim bahwa Ibrahim Pasha telah menyelamatkan sekitar 10.000 orang Kristen di tengah pembantaian tahun 1890-an.[7] Sejarawan Janet Klein menulis bahwa "pada malam Revolusi Muda Turki, Ibrahim Pasha adalah salah satu tokoh paling kuat di seluruh Kurdistan."[8] Namun setelah revolusi, Ibrahim Pasha tidak lagi didukung istana. Dia meninggal pada 27 September 1908 karena disentri saat dikejar oleh pasukan Utsmaniyah di dekat Nusaybin.[9]

Menjelang Perang Dunia I, populasi Armenia Viranşehir di kota ini berjumlah 1.339 orang. Kaymakam (guberbur distrik) keberatan dengan perintah penggerebekan penduduk Armenia pada Mei 1915, tetapi petinggi kesultanan akhirnya menang, sehingga seluruh penduduk Armenia dibantai atau dikirim ke Ras al-'Ayn.[10]

ReferensiSunting

  1. ^ "Area of regions (including lakes), km²". Regional Statistics Database. Turkish Statistical Institute. 2002. Diakses tanggal 2013-03-05. 
  2. ^ "Population of province/district centers and towns/villages by districts - 2012". Address Based Population Registration System (ABPRS) Database. Turkish Statistical Institute. Diakses tanggal 2013-02-27. 
  3. ^ Adem Avcıkıran (2009). Kürtçe Anamnez Anamneza bi Kurmancî (PDF) (dalam bahasa Turki and Kurdi). hlm. 57. Diakses tanggal 17 December 2019. 
  4. ^ Kazhdan, Alexander, ed. (1991), Oxford Dictionary of Byzantium, Oxford University Press, hlm. 497, ISBN 978-0-19-504652-6 
  5. ^ a b Kazhdan, Alexander, ed. (1991), Oxford Dictionary of Byzantium, Oxford University Press, hlm. 497, ISBN 978-0-19-504652-6 
  6. ^ Jongerden, Joost (2012). Social Relations in Ottoman Diyarbekir, 1870-1915. Leiden: Brill. hlm. 62–65. 
  7. ^ Üngör, Uğur Ümit (2011). The Making of Modern Turkey: Nation and State in Eastern Anatolia, 1913-1950. New York: Oxford University Press. hlm. 18. 
  8. ^ Klein, Janet (2011). The Margins of Empire: Kurdish Militias in the Ottoman Tribal Zone. Stanford, Calif.: Stanford University Press. hlm. 102. 
  9. ^ Klein, Janet (2011). The Margins of Empire: Kurdish Militias in the Ottoman Tribal Zone. Stanford, Calif.: Stanford University Press. hlm. 103–104. 
  10. ^ Kevorkian, Raymond (2011). The Armenian Genocide: a Complete History. New York: Tauris. hlm. 366.