Buka menu utama

Vientiane adalah ibu kota Laos yang terletak di Lembah Mekong. Vientiane merupakan bagian dari prefektur Vientiane (kampheng nakhon Vientiane) dan terletak di perbatasan dengan Thailand. Penduduknya pada tahun 2005 diperkirakan berjumlah 723.000 jiwa. Vientiane terletak pada 17°58' LU, 102°36' BT (17.9667, 102.6).[1]

Vientiane
ວຽງຈັນ
Ibukota
Monumen Patuxay, dibangun tahun 1960 untuk mempringati kemerdekaan Laos
Monumen Patuxay, dibangun tahun 1960 untuk mempringati kemerdekaan Laos
Vientiane berlokasi di Laos
Vientiane
Vientiane
Koordinat: 17°58′N 102°36′E / 17.967°N 102.600°E / 17.967; 102.600
Negara Laos
Pemerintahan
 • Wali kotaSombath Yialiheu
Luas
 • Total3,900 km2 (1.510 sq mi)
Ketinggian174 m (570 ft)
Penduduk (2013 est)
 • Total783,000
 • Kepadatan200/km2 (500/sq mi)
Zona waktuUTC+07:00
Jalan utama di Kota Vientiane.
Kota Vientiane di malam hari
Night Vientiane (5429999263).jpg
Taman Buddha di Kota Vientiane.

Kota ini dibagi kepada beberapa distrik:

  • Chantabuly
  • Sikhottabong
  • Xaysetha
  • Sisattanak
  • Hadxaifong

Daftar isi

SejarahSunting

Raja Setthathirath mendirikannya sebagai ibu kota Lan Xang pada tahun 1560. Saat Lan Xang jatuh pada tahun 1707, ia menjadi kerajaan yang merdeka. Pada tahun 1779, kerajaan tersebut dikuasai jenderal Siam Phraya Chakri dan dijadikan bagian dari Siam.

Pada tahun 1827, Raja Anouvong melakukan pemberontakan namun berhasil dihadapi pasukan Siam. Vientiane akhirnya berpindah tangan ke kekuasaan Prancis pada tahun 1893 dan menjadi ibu kota protektorat Prancis, Laos pada tahun 1899.

Makanan khasSunting

Salah satu makanan khas di kota ini adalah Laap yaitu makanan yang berbahan dasar utama daging atau ikan cincang yang sudah direndam bumbu dan ditambah dengan sayuran rempah dan bumbu khas Laos. Makanan khas lainnya adalah Tam Mak Hoong atau Tam Som yakni salad pepaya muda. Selain itu Anda bisa juga mencoba Nam Khao yakni sejenis salad nasi yang digoreng lalu dimakan dengan dibungkus daun. Cicipi pula Khao Tom berupa beras yang dibungkus daun pisang kemudian direbus dan baru bisa disantap.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting