Ubadah bin ash-Shamit

Ubadah bin ash-Shamit (bahasa Arab: عبادة بن الصامت‎, wafat 34 H/655 M), atau lengkapnya Abul Walid Ubadah bin ash-Shamit bin Qais al-Anshari al-Khazraji, adalah salah seorang Sahabat Nabi yang terkemuka dari kalangan Bani Khazraj.[1] Ubadah adalah salah seorang pemimpin kaum Anshar dalam Baiat Aqabah I.[1]

Pada masa hijrah di Madinah, Ubadah dipersaudarakan dengan Abu Martsad al-Ghanawi dari kalangan kaum Muhajirin. Ubadah turut serta dalam perang Badar, Uhud, dan seluruh peperangan pada zaman Nabi Muhammad

Pada peristiwa pengusiran Bani Qaynuqa, Ubadah bertindak sebagai pengawal dan mengantarkan rombongan Bani Qaynuqa hingga ke Dhubab.[2]

Ubadah merupakan salah seorang panglima yang memimpin pasukan Arab Muslim dalam penaklukan Mesir.[1] Ia kemudian diutus sebagai hakim (qadi) untuk wilayah Palestina.


Ia juga termasuk salah seorang pengumpul Al-Qur'an pada zaman Nabi Muhammad.[3] Ia meriwayatkan 181 hadist, di mana 6 di antaranya disetujui bersama oleh Bukhari dan Muslim.

Ubadah bin ash-Shamit wafat di Ramlah, Palestina, dalam usia 72 tahun, yaitu pada masa kekhalifahan Utsman bin Affan.[1][4] Ia menikah dengan Ummu Haram binti Milhan al-Anshariyyah,[5] serta meninggalkan beberapa keturunan.[4]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d Abbah, Ibrahim Abu (1997). Hak dan Batil dalam pertentangan. Gema Insani. ISBN 9789795614449. 
  2. ^ Ṭabarī (1987). The History of al-Tabari Vol. 7: The Foundation of the Community: Muhammad At Al-Madina A.D. 622-626/Hijrah-4 A.H. (dalam bahasa Inggris). SUNY Press. ISBN 9780887063442. 
  3. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama :1
  4. ^ a b Saʻd, Muḥammad Ibn (1997). The Men of Madina (dalam bahasa Inggris). Ta-Ha Publishers. ISBN 9781897940686. 
  5. ^ Suyuti 2014.

KeteranganSunting

Reference listSunting

Sumber sekunderSunting

Lihat jugaSunting