Buka menu utama

Tuhan Ada di Mana-Mana (sinetron 2017)

sinetron Indonesia

Tuhan Ada Dimana-Mana adalah sebuah sinetron Indonesia Sinetron ini diproduksi oleh SinemArt. dan tayang di SCTV

Tuhan Ada Dimana-Mana
GenreDrama
PembuatSinemArt
PengarangImam Tantowi
SutradaraAgus Elias
Pemeran
Penggubah lagu temaPurwacaraka
Lagu pembukaBian Gindas, Obat Hati
Lagu penutupBian Gindas, Obat Hati
Negara Indonesia
BahasaIndonesia
Jumlah musim1
Jumlah episode70
Produksi
Produser eksekutifElly Yanti Noor
ProduserLeo Sutanto
LokasiBendera Indonesia Jakarta
PenyuntingHeru Hendriyarto
Durasi55 menit (18.30 WIB - 19.45 WIB)
Rumah produksiSinemArt
DistributorSurya Citra Media
Rilis
Jaringan penyiarSCTV
Format visual(SDTV) (480i)
Format audioStereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdanaSenin, 8 Oktober 2017
Tanggal rilisSenin, 8 Oktober 2017 –
Minggu, 17 Desember 2017
Kronologi
Diawali olehAnak Masjid
Dilanjutkan olehSodrun Merayu Tuhan
Acara terkaitTuhan Ada Dimana-Mana
Pranala luar
[www.sinemart.com Situs web produksi]

SinopsisSunting

Warga Kampung Jambu mengenal Okim (Aditya Herpavi) sebagai penasihat dan pelindung perkumpulan/orkes Lenong bernama “Setia Menanti”. Okim memiliki anak bernama Ilham (Aditya Zoni) yang bekerja jadi montir di sebuah bengkel mobil. Sementara istrinya membuka warung di madrasah. Mereka hidup sederhana setelah orkes lenong mengalami keterpurukan.

Saat masih jaya, orkes Lenong Setia Menanti kerap diundang pihak TV untuk tampil. Mereka bahkan dibuatkan acara khusus. Namun sayang, karena pertunjukan yang kurang mendatangkan rating, acara mereka pun dihentikan. Okim dan keluarganya kini berusaha bisa tetap bertahan hidup, meskipun pas-pasan.

Suatu hari, Okim yang juga bekerja sebagai guru di sebuah Sekolah Dasar itu diumumkan akan mendapatkan penghargaan dari gubernur sebagai tokoh pelestari budaya Betawi. Pak RW di Kampung Jambu, Markasan (Qubil AJ), tak terima Okim yang mendapat penghargaan. Karena menurutnya, dia yang lebih pantas.

Markasan dan istrinya Omeh (Cut Memey), makin sakit hati setelah mendengar pemberitaan kalau Okim muncul di televisi dan memenangkan hadiah Rp 100 juta. Mereka pun mulai menyebarkan rumor kalau uang itu diambil sendiri oleh Okim dan keluarganya untuk kepentingan pribadi.

PemeranSunting

Pranala luarSunting