Buka menu utama

Radioisitop renik adalah radioisotop yang terdapat di alam dalam jumlah renik (yaitu sangat kecil). Secara umum, radioisotop renik memiliki waktu paruh yang sangat singkat dibandingkan dengan usia bumi, karena nuklida primordial cenderung berada dalam jumlah yang lebih besar daripada unsur renik. Oleh karenanya, radioisotop renik hanya ada karena diproduksi secara kontinu oleh Bumi oleh proses alami. Satu perkecualian dari kaidah ini adalah plutonium-244 yang, dengan waktu paruh sekitar 80 juta tahun, cukup stabil karena keberadaannya merupakan bagian dari formasi bumi. Proses alami yang memproduksi radioisotop renik antara lain bombardir sinar kosmik pada nuklida stabil, peluruhan alfa dan beta dari nuklida berat, torium-232, uranium-238, dan uranium-235, fisi spontan uranium-238, dan reaksi transmutasi nuklir yang diinduksi oleh radioaktivitas alami, seperti produksi plutonium-239[1] dan uranium-236[2] dari penangkapan neutron[3] oleh uranium.

Unsur-unsurSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Curtis, David; Fabryka-Martin, June; Paul, Dixon; Cramer, Jan (1999), "Nature's uncommon elements: plutonium and technetium", Geochimica et Cosmochimica Acta, 63 (2): 275–285, Bibcode:1999GeCoA..63..275C, doi:10.1016/S0016-7037(98)00282-8 
  2. ^ http://esarda2.jrc.it/references/Technical_sheets/ts-mass-spectrometry-071212.pdf
  3. ^ Wilcken, K.~M.; Barrows, T.T.; Fifield, L.K.; Tims, S.G.; Steier, P. (June 2007), "AMS of natural 236U and 239Pu produced in uranium ores", Nuclear Instruments and Methods in Physics Research B, 259: 727–732, Bibcode:2007NIMPB.259..727W, doi:10.1016/j.nimb.2007.01.210