Buka menu utama

Tjahaja Sijang (EYD: Cahaya Siang), adalah sebuah surat kabar bulanan yang diterbitkan sejak tahun 1869 hingga tahun 1925 di Manado dan di sekitarnya. Ini merupakan salah satu surat kabar berbahasa Melayu tertua di Hindia Belanda dan —selama lima dekade— satu-satunya yang diterbitkan di Minahasa. Tjahaja Sijang didirikan oleh Nicolaas Graafland, seorang misionaris dari Nederlandsch Zendeling Genootschap, dengan tujuan untuk mendorong perkembangan masyarakat adat Minahasa dalam bidang religius, sosial, intelektual dan moral melalui membaca dan menempuh pendidikan. Nama surat kabar ini bukan hanya kebetulan. Mereka menggambarkan bahwa tugas mereka adalah membawa cahaya kepada penduduk, bukan hanya cahaya Injil, tetapi juga peradaban Barat, dengan cara menyingkirkan tradisi dan takhayul yang sampai saat itu masih dilakukan.[1]

Untuk mencapai tujuannya, Tjahaja Sijang menerbitkan artikel dan editorial tentang berbagai macam pokok bahasan, mengangkat topik sekuler maupun agama, mulai dari konsepsi tradisional dengan konsepsi Kristen hingga masalah ekonomi dan sosial seperti sistem uang dan pertukaran dan penggunaan kerja paksa.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ a b BRILL 2011, hlm. 5.

Daftar pustakaSunting