Timbangan Rezeki

acara televisi produksi Triwarsana

Timbangan Rezeki adalah sebuah acara realitas permainan Indonesia yang diproduksi oleh Triwarsana dan ditayangkan oleh stasiun televisi GTV sejak 20 Desember 2017. Acara ini dibawakan oleh aktor Arie Dwi Andhika.[1] Dalam acara ini, Arie yang berperan sebagai Tuan Dermawan bersama tim mencari target yang memiliki mimpi besar. Untuk mewujudkan mimpi itu, target harus membelanjakan barang-barang yang diinginkan dan ditimbang hingga mendekati berat badannya.[2]

Timbangan Rezeki
PembuatHelmy Yahya
PresenterUtama
Arie Dwi Andhika
James Purba (2018)
Penjaga waktu
Resti Wulandari (2018–)
Nada Kotto (2018–)
Sakhna Bilad (2018)
Negara asal Indonesia
No. episode33 (hingga 18 April 2018)
Produksi
Durasi60 menit
Rumah produksiTriwarsana
Rilis
Jaringan penyiarGTV
Format gambar16:9 HDTV
Tanggal tayang asli7 Februari 2018 –
sekarang
Pranala luar
[Timbangan Rezeki di situs resmi GTV Situs web]
[Situs resmi Triwarsana Situs web produksi]

Aturan permainanSunting

Aturan permainan pada Timbangan Rezeki adalah sebagai berikut. Permainan dapat diikuti oleh satu atau dua pemain.

Satu pemainSunting

  1. Tuan Dermawan beserta tim menuju ke rumah target. Lalu, Tuan Dermawan menggali latar belakang target penerima uang belanja.
  2. Target mengajak satu rekan untuk mengikuti target berbelanja. Kemudian, target beserta rekannya dalam satu tim memilih satu orang untuk ditimbang berat badannya.
  3. Tuan Dermawan kemudian memberikan uang Rp5.000.000,00 kepada target sebagai modal untuk berbelanja di pasar.
  4. Tim beserta satu penjaga waktu menuju ke pasar, kemudian mengambil keranjang belanja yang akan dipakai untuk berbelanja.
  5. Tim harus membelanjakan sedikitnya 10 barang berbeda dalam waktu 30 menit. Barang yang dibeli tidak boleh memiliki satuan massa yang tercantum dalam label barang. Setelah minimal 10 barang berhasil dibeli, tim dapat membeli emas hingga seberat 7 gram.
  6. Setelah barang terbeli dan diangkut, tim beserta barang belanjaan menuju ke satu tempat untuk melakukan proses penimbangan.
  7. Untuk mewujudkan mimpi target, massa barang belanjaan yang ditimbang sekiranya harus berada di bawah 5kg dan di atas 5kg berat badan perwakilan tim yang telah ditimbang. Jika massa barang belanjaan berada di rentang angka tersebut, Tuan Dermawan akan memberikan hadiah uang tunai tambahan karena berhasil menyelesaikan permainan. Jika terjadi sebaliknya, Tuan Dermawan tetap memberikan hadiah hiburan.
  8. Seluruh barang belanjaan boleh dibawa pulang.

Dua pemainSunting

  1. Tuan Dermawan beserta tim menuju ke rumah target. Lalu, Tuan Dermawan menggali latar belakang target penerima uang belanja.
  2. Target mengajak satu rekan untuk mengikuti target berbelanja. Kemudian, target beserta rekannya dalam satu tim memilih satu orang untuk ditimbang berat badannya.
  3. Tuan Dermawan kemudian memberikan uang Rp2.500.000,00 kepada target sebagai modal untuk berbelanja di pasar.
  4. Tim beserta satu penjaga waktu menuju ke pasar, kemudian mengambil keranjang belanja yang akan dipakai untuk berbelanja.
  5. Tim harus membelanjakan sedikitnya 10 barang berbeda dalam waktu 30 menit. Barang yang dibeli tidak boleh memiliki satuan massa yang tercantum dalam label barang. Setelah minimal 10 barang berhasil dibeli, tim dapat membeli emas hingga seberat 7 gram.
  6. Tuan Dermawan beserta tim kemudian menuju ke rumah target kedua. Kemudian tahapan kedua hingga kelima diulangi.
  7. Setelah barang terbeli dan diangkut, kedua tim beserta barang belanjaan menuju ke satu tempat untuk melakukan proses penimbangan.
  8. Untuk mewujudkan mimpi target, massa barang belanjaan yang ditimbang sekiranya harus medekati selisih berat badan perwakilan masing-masing tim. Tim yang selisih massa barang belanjaannya paling rendah di antara tim lain berhak mewujudkan mimpi yang diinginkan. Sementara, tim yang kalah diganjar uang tunai Rp2.000.000,00.
  9. Seluruh barang belanjaan boleh dibawa pulang.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting