Tikus rumah (Rattus rattus) adalah hewan pengerat biasa yang mudah dijumpai di rumah-rumah dengan ekor yang panjang dan pandai memanjat serta melompat. Hewan ini termasuk dalam subsuku Murinae dan berasal dari Asia. Namun, ia lalu menyebar ke Eropa melalui perdagangan sejak awal penanggalan modern dan betul-betul menyebar pada abad ke-6. Selanjutnya ia menyebar ke seluruh penjuru dunia. Tikus rumah pada masa kini cenderung tersebar di daerah yang lebih hangat karena di daerah dingin kalah bersaing dengan tikus got.

Tikus rumah
Rattus Rattus

Rattus rattus
Status konservasi
Risiko rendah
IUCN[1]
Taksonomi
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoRodentia
FamiliMuridae
GenusRattus
SpesiesRattus Rattus
(Linnaeus, 1758)
Tata nama
Sinonim taksonMus rattoides Pictet & Pictet, 1844
ProtonimMus rattus
Distribusi

Sebaran tikus rumah

Kajian genetika memperlihatkan bahwa tikus rumah yang tersebar luas kemungkinan terdiri dari banyak takson.[2] [3]:830-831 Setidaknya, terdapat dua kelompok besar tikus rumah berdasarkan jumlah kromosom yang dimilikinya. Kelompok pertama dengan jumlah kromosom 2n = 38 menyebar terutama di Afrika, Eropa, hingga Asia barat daya dan selatan; inilah yang dianggap sebagai tikus rumah eropa (R. rattus). Sementara kelompok kedua dengan jumlah kromosom 2n = 42 terutama menyebar di Asia Timur dan Tenggara, termasuk pula di Indonesia; kelompok ini sekarang dipisahkan sebagai tikus rumah oriental (R. tanezumi).[4] [5]:278

Tidak seperti saingannya, tikus got, tikus rumah adalah perenang yang buruk dan bangkainya sering ditemukan di sumur-sumur. Namun, ia lebih gesit dan pemanjat ulung, bahkan berani "terbang". Warnanya biasanya hitam atau cokelat terang, meskipun sekarang ada yang dibiakkan dengan warna putih atau loreng. Ukurannya biasanya 15–20 cm dengan ekor ± 20 cm. Hewan ini nokturnal dan pemakan segala, tetapi menyukai bulir-bulir. Betinanya mampu beranak kapan saja, dengan anak 3–10 ekor/kelahiran. Umurnya mencapai 2–3 tahun dan menyukai hidup berkelompok.

Taksonomi sunting

Mus rattus adalah nama ilmiah yang diusulkan oleh Carl Linnaeus pada tahun 1758 untuk tikus rumah.[6]

Tiga subspesies sempat disahkan, namun sekarang dianggap tidak valid dan diketahui merupakan morf warna:

  • Rattus rattus rattus – tikus atap
  • Rattus rattus alexandrinus – tikus Alexandrine
  • Rattus rattus frugivorus – tikus buah

Referensi sunting

  1. ^ Amori, G., Hutterer, R., Kryštufek, B., Yigit, N., Mitsain, G. & Palomo, L.J. (2008). "Rattus rattus". IUCN Red List of Threatened Species. Version 2011.1. International Union for Conservation of Nature. Diakses tanggal 9 August 2011. 
  2. ^ Aplin, K.P., H. Suzuki, A.A. Chinen, R.T. Chesser, et al. (2011). "Multiple geographic origins of commensalism and complex dispersal history of black rats". PLoS ONE 6(11): e26357. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0026357
  3. ^ Wilson, D.E., R.A. Mittermeier & T.E. Lacher, Jr. (2017). "Muridae". Handbook of the Mammals of the World, Vol. 7 Rodents II: 536-884, Barcelona: Lynx Edicions. (hlm. R. rattus pada Plazi, dan peta agihan pada Zenodo; diakses pada 24 April 2024).
  4. ^ Musser, G.G. & M.D. Carleton (2005). "Superfamily Muroidea" (hlm. Rattus rattus; diakses pada 24 April 2024).
  5. ^ Payne, J., C.M. Francis, K. Phillipps, S.N. Kartikasari (2000). Panduan Lapangan Mamalia di Kalimantan, Sabah, Sarawak & Brunei Darussalam. Bogor: Wildlife Conservation Society - IP, The Sabah Society, dan World Wildlife Fund Malaysia.
  6. ^ Linnæus, C. (1758). "Mus rattus". Caroli Linnæi Systema naturæ per regna tria naturæ, secundum classes, ordines, genera, species, cum characteribus, differentiis, synonymis, locis. Tomus I (dalam bahasa Latin) (edisi ke-Decima, reformata). Holmiae: Laurentius Salvius. hlm. 61. 

Pranala luar sunting