Taipan (bisnis)

Tai-pan (Hanzi: ; Sidney Lau: daai6baan1,[1] berarti 'kelas atas'[2]) adalah sebutan untuk pimpinan perusahaan atau pengusaha senior yang bermukim di Tiongkok atau Hong Kong.

SejarahSunting

Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20, tai-pan merupakan sebutan untuk pebisnis non-Tionghoa yang memimpin rumah dagang atau Hong besar, seperti Jardine, Matheson & Co., Swire, dan Dent & Co.

Frase ini pertama kali digunakan dalam Bahasa Inggris pada Canton Register tanggal 28 Oktober 1834.[3] Variasi lain dari frase ini meliputi taepan, typan, dan taipan.[3]

Frase ini juga digunakan untuk menyebut Tionghoa Filipina yang mendirikan perusahaan besar di Filipina.[4]

Dalam budaya populerSunting

Frase ini menjadi populer di luar Tiongkok setelah terbitnya cerita pendek karya Somerset Maugham pada tahun 1922, yakni "The Taipan" dan novel karya James Clavell pada tahun 1966, yakni Tai-Pan.

Frase ini juga digunakan untuk mendeskripsikan keluarga dari karakter protagonis pada Empire of the Sun.

TaipanSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Andrew J. Moody, "Transmission Languages and Source Languages of Chinese Borrowings in English", American Speech, Vol. 71, No. 4 (Winter, 1996), pp. 414-415.
  2. ^ 汉英词典 — A Chinese-English Dictionary 1988 新华书店北京发行所发行 (Beijing Xinhua Bookshop).
  3. ^ a b Oxford English Dictionary (2nd edn, 1989).
  4. ^ "The taipans — Chinese Filipino oligarchs". The Manila Times. September 16, 2020. Diakses tanggal July 11, 2021. 
  5. ^ Nicholas D. Kristof (June 21, 1987). "Jardine Matheson's Heir-Elect: Brian M. Powers; An Asian Trading Empire Picks an American 'Tai-pan'". The New York Times. ... William Jardine, the first tai-pan, a shrewd Scotsman ... 
  6. ^ "Lawrence Kadoorie, 94, Is Dead; A Leader in Hong Kong'g (sic) Growth". The New York Times. August 26, 1993. 
  7. ^ "The Taipan and the dragon". The Economist. April 8, 1995. Diarsipkan dari versi asli tanggal June 11, 2014. 
  8. ^ Rone Tempest and Christine Courtney (April 12, 1994). "Hong Kong's New Business Dynasties : The great British trading houses rush to hire more Chinese executives, shed their colonial veneer before Beijing takes over in '97". Los Angeles Times. Simon Murray was one of the last British 'taipans.'