Buka menu utama
Untuk sistem pengolahan tanah, lihat artikel Sistem budi daya surjan.
pakaian surjan

Surjan (bahasa Jawa: ꦱꦸꦂꦗꦤ꧀) adalah busana atas resmi adat Jawa untuk pria. Penggunaan surjan terbatas untuk wilayah Yogyakarta. Bahan dasar surjan terutama adalah lurik, meskipun dapat pula bahan bermotif kembang-kembang.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata "Surjan" berarti baju jas laki-laki khas Jawa berkerah tegak; berlengan panjang, terbuat dari bahan lurik atau cita berkembang.[1]

JenisSunting

Meski yang banyak diketahui masyarakat luas hanya satu jenis surjan saja, yaitu surjan lurik; sebenarnya surjan memiliki beberapa jenis lain. Diantaranya adalah:

  1. Lurik. Disebut surjan lurik karena surjan ini memiliki motif lurik (garis-garis)
  2. Ontrokusuma. Surjan ini memiliki motif bunga (kusuma: bunga). Diperuntukkan bagi para bangsawan, biasanya surjan ontrokusuma terbuat dari kain sutera bermotif bunga sebagai hiasan.[2]

ReferensiSunting

  1. ^ "Arti Kata "surjan" Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia | KBBI.co.id". kbbi.co.id. Diakses tanggal 2019-03-07. 
  2. ^ "Baju Surjan, Pakaian Adat yang Penuh Filosofi - DewiSundari.com". Dewi Sundari (dalam bahasa Inggris). 2017-03-27. Diakses tanggal 2019-03-07. 

Lihat pulaSunting