Sumpiuh, Banyumas

kecamatan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Sumpiuh (Hanacaraka:ꦱꦸꦩ꧀ꦥꦶꦪꦸꦃ, Banyumasan: Sumpiuh, Mataram dan Semarangan: Sumpyuh) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Sumpiuh
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenBanyumas
Pemerintahan
 • CamatDrs. Ahmad Suryanto, M.Si (2020 s.d sekarang)
Populasi
 • Total51, 175 (2.015) jiwa
Kode Kemendagri33.02.07 Edit the value on Wikidata
Luas60,01 km²
Desa/kelurahan14

Desa/kelurahanSunting


Batas wilayahSunting

Kecamatan Kemranjen

TransportasiSunting

Sumpiuh dilalui oleh Jalan Raya Sumpiuh yang menjadi jalan utama lintas selatan Jawa yang menghubungkan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen. Di jalan ini sering terjadi kemacetan karena adanya aktivitas Pasar Sumpiuh dan perlintasan sebidang kereta api. Untuk itu, dibangunlah Jalan Lingkar Sumpiuh sebagai pengalihan jalur yang diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada 22 Juni 2016.[1] Layanan kereta api di kecamatan ini terdapat di Stasiun Sumpiuh.[2]

Jalan utama lintas selatan Jawa yang menghubungkan Kabupaten Cilacap dapat melalui Kecamatan Nusawungu yang berbatasan dengan Kabupaten Banyumas terdapat jembatan menuju ke Pantai Jetis dan Pantai Widarapayung, serta jalan alternatif menuju Kroya apabila terjadi kemacetan di perlintasan kereta api Sumpiuh dekat Stasiun Sumpiuh, terutama saat arus balik mudik lebaran mulai padat merayap.

Tokoh dari SumpiuhSunting

Obyek WisataSunting

  • Kali Cawang
  • Watu Jonggol
  • Bukit Pangonan Indah
  • Bukit Pengaritan
  • Taman Wisata Sentana
  • Curug Klapa
  • Curug Gemawang
  • Taman Kota Kapten Sadimin Sumpiuh

ReferensiSunting

  1. ^ Noviantari, Pristian (2017). Dampak Pembangunan Jalan Lingkar Sumpiuh terhadap Perubahan Nilai Tanah di Kabupaten Banyumas (Tesis Skripsi). Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. http://repository.stpn.ac.id/1130/1/Pristian%20Noviantari.pdf. Diakses pada 10 Maret 2022. 
  2. ^ Prasetya, S. (2014). "Sumpiuh (SPH): Pilihan Naik-Turun Masyarakat Banyumas Bagian Timur". Majalah KA. 96: 21.