Subordinasionisme adalah sebuah keyakinan yang dimulai dalam gereja perdana yang menganggap bahwa Putra dan Roh Kudus lebih rendah dari Allah Bapa dalam hal alam dan sosok. Berbagai bentuk subordinasionisme diyakini atau dikecam sampai pertengahan abad ke-4, saat suatu perdebatan menyatakan bahwa subordinasionisme adalah unsur dari kontroversi Arian. Pada 381, setelah beberapa dasawarsa merumuskan doktrin Tritunggal, Konsili Konstantinopel Pertama mengutuk Arianisme.[1]

ReferensiSunting

  1. ^ Cross, Frank L.; Livingstone, Elizabeth A., ed. (2005). "subordinationism" . The Oxford Dictionary of the Christian Church (edisi ke-3rd rev.). Oxford University Press. ISBN 9780192802903 – via Oxford Reference Online.