Buka menu utama

Udang sentadu atau stomatopoda adalah Crustacea bahari, yang merupakan para anggota dari ordo Stomatopoda. Ukuran panjang tubuh mereka dapat mencapai 30 sentimeter (12 in), dengan pengecualian suatu spesimen sepanjang 38 cm (15 in) yang tercatat.[2] Karapas dari udang sentadu hanya melapisi bagian belakang kepala dan empat ruas pertama dari thorax. Udang sentadu tampak dalam berbagai macam warna, dari kecoklatan sampai warna neon terang. Meski udang-udang ini adalah binatang umum dan salah-satu pemangsa terpenting di banyak habitat laut dangkal di wilayah tropis dan sub-tropis, Binatang ini kurang dimengerti dikarenakan banyak jenis udang ini menghabiskan sebagian besar hidup mereka dalam liang dan lubang.[3]

Disebut "belalang laut" oleh Orang Assyria, "pembunuh udang" di Australia dan kadang juga disebut "pembelah jempol" dikarenakan kemampuan binatang ini untuk menimbulkan luka bacok yang menyakitkan jika ditangani secara tidak hati-hati[4] – udang sentadu dipersenjatai cakar kuat yang digunakan untuk menyerang mangsa melalui cara menusuk, membisingkan atau memotong anggota tubuh. Meskipun jarang terjadi, beberapa jenis udang sentadu berukuran besar mampu memecahkan kaca akuarium dengan sekali pukul menggunakan cakar mereka.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Joel W. Martin & George E. Davis (2001). An Updated Classification of the Recent Crustacea (PDF). Natural History Museum of Los Angeles County. hlm. 132. 
  2. ^ James Gonser (February 14, 2003). "Large shrimp thriving in Ala Wai Canal muck". Honolulu Advertiser. 
  3. ^ Ross Piper (2007). Extraordinary Animals: An Encyclopedia of Curious and Unusual Animals. Greenwood Press. ISBN 0-313-33922-8. 
  4. ^ Gilbert L. Voss (2002). "Order Stomatopoda: Mantis shrimp or thumb splitters". Seashore Life of Florida and the Caribbean. Dover pictorial archive series. Courier Dover Publications. hlm. 120–122. ISBN 978-0-486-42068-4. 
  5. ^ April Holladay (September 1, 2006). "Shrimp spring into shattering action". USA Today. 

Pranala luarSunting