Stasiun Rawabasum


Stasiun Rawabasum (RA) adalah stasiun kereta api nonaktif kelas III/kecil yang terletak di Rawapasung Sidanegara, Cilacap Tengah, Cilacap. Stasiun yang terletak pada ketinggian +8 m ini termasuk dalam Daerah Operasi V Purwokerto. Stasiun ini memiliki dua jalur yang merupakan jalur ganda antara Stasiun Cilacap dan Stasiun Gumilir[3].

Stasiun Rawabasum
Logo Kereta Api Indonesia 1991-2011.svg Rawabasum
+8 m
Nama lainRawapasung
LokasiJalan Kendeng
Sidanegara, Cilacap Tengah, Cilacap, Jawa Tengah 53212
Indonesia
Ketinggian+8 m
OperatorDaerah Operasi V Purwokerto
Letak dari pangkalkm 17+500 lintas Maos-Cilacap[1]
Jumlah jalur2[butuh rujukan]
Informasi lain
Kode stasiun
  • RA
  • 23XX
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Nama sebelumnyaRawabasoem / Rawahbasum
Perusahaan awalStaatsspoorwegen
Lokasi pada peta

Stasiun ini dibuka karena permintaan masyarakat sekitar menginginkan adanya pemberhentian kereta di dekat area Sidanegara, Cilacap Tengah, Cilacap dan Gunungsimping, Cilacap Tengah, Cilacap karena pemberhentian terdekat berada di Stasiun Cilacap dan Stasiun Gumilir yang terlalu jauh sehingga dibukanya stasiun ini yang terletak diantara kedua stasiun tersebut.

Pada saat masih aktif, stasiun ini merupakan stasiun dengan jalur ganda lintas Cilacap-Gumilir sehingga hanya melayani pemberhentian sementara untuk menaik turunkan penumpang dari Stasiun Cilacap dan Stasiun Gumilir karena jalur ini jalur sibuk untuk angkutan komoditas bagi Hindia Belanda. Pada tahun 1945, dibuatlah jalur kereta api memutar menjadi loop line sehingga kereta yang datang dari arah Stasiun Gumilir ke stasiun ini tak memutar balik lokomotif tetapi dapat langsung diteruskan ke Cilacap lalu Cilacap Pelabuhan setelah itu menuju belakang stasiun ini dan keluar menuju percabangan dari loop line ke arah Stasiun Gumilir tanpa melewati Stasiun Cilacap dan stasiun ini lagi[4]. Namun, saat ini jalur loop line itu sudah tidak aktif. Dengan adanya loop line tersebut, maka pemberhentian di stasiun ini dikurangi kembali meningat kereta memutar melalui loop line. Tetapi setelah loop line sudah tidak aktif, pemberhentian di stasiun ini juga sering dilewati dan kereta berjalan terus kecuali dalam keadaan darurat[5].

Stasiun ini ditutup dikarenakan menurunnya penumpang yang naik dan turun dari stasiun ini. Dan bangunan ini dihancurkan bersamaan dengan dibangunnya proyek pipa pertamina yang ditanam di sebelah rel lintas Maos-Cilacap sehingga bangunan stasiun ini harus dihancurkan. Tidak diketahui persis kapan stasiun ini ditutup.


ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Topographic map of Java, Residency Banjoemas. Topographical Service in the Netherlands East Indies (TDNI), based on surveys carried out between 1897 and 1901.Retrieved from KIT
  4. ^ AFNEI: Tjilatjap 2nd edition Kaart 1945
  5. ^ Banjoemas.com: Jelajah Tjilatjap 1
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cilacap Kroya–Cilacap Gumilir
ke arah Kroya