Stasiun Rancaekek

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Rancaekek (RCK) (Aksara Sunda Baku: ᮞ᮪ᮒᮞᮤᮇᮔ᮪ ᮛᮔ᮪ᮎᮆᮊᮦᮊ᮪, Stasion Rancaékék) merupakan stasiun kereta api kelas I yang terletak di Rancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung, tepatnya terletak tak jauh dari jalan raya yang menghubungkan Rancaekek-Majalaya, dekat dengan Perumahan Rancaekek Kencana dan Perumahan Griya Utama Rancaekek. Stasiun yang terletak pada ketinggian +668 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi II Bandung. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

Stasiun Rancaekek
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun RCK.png
  • Singkatan: RCK
  • Nomor: 1603
Stasiun Rancaekek.jpg
Sisi selatan dari Stasiun Rancaekek (bangunan baru)
AlamatRancaekek Wetan, Rancaekek, Bandung
Jawa Barat 40394
Ketinggian+668 m
Letakkm 172+977 lintas BogorBandung
BanjarKutoarjoYogyakarta[1]
OperatorDaerah Operasi II Bandung
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron4 (dua peron sisi dan dua peron pulau yang sama-sama agak rendah)
Informasi lain
Kelas stasiunI[2]
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske semiotomatis
Pemesanan tiketHanya melayani penjualan langsung di loket.
Layanan
Mutiara Selatan (arah Jakarta), Lokal Cibatu (kecuali KA 458, arah Cibatu), Galunggung, dan Lokal Bandung Raya
Operasi
Stasiun sebelumnya   Layanan lokal/komuter   Stasiun berikutnya
menuju Padalarang
Lokal/Patas Bandung Raya
Padalarang-Cicalengka
menuju Cicalengka
menuju Purwakarta
Lokal Bandung Raya
Purwakarta-Cicalengka
menuju Padalarang
Lokal Bandung Raya
Padalarang-Cibatu
menuju Cibatu
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

SejarahSunting

 
Stasiun Rancaekek, 1916

Bangunan stasiun ini sudah ada sejak zaman Staatsspoorwegen mulai mengembangkan jalur kereta apinya pada tahun 1884.

Pada tanggal 13 Februari 1921, telah selesai pembangunan jalur kereta api Rancaekek–Tanjungsari. Tujuannya adalah untuk menjangkau perkebunan di daerah Jatinangor.[3]

Jalurnya sendiri dinonaktifkan pada tahun 1942 karena dibongkar oleh pekerja romusa Jepang.[4] Walaupun demikian sebagian dari jejak-jejak jalur tersebut masih ada, seperti Jembatan Cincin Cikuda, Jembatan Citeureup, Viaduk Jatinangor, dan Stasiun Tanjungsari.[5]

Semula, konfigurasi jalur kereta api ini memiliki tiga jalur utama. Terdapat satu sepur badug yang mengarah ke gudang. Sepur badug itu menyambung ke jalur 1, namun kini sepur badug itu dinonaktifkan dan rata dengan tanah. Di atas sebagian dari tanah tempat jalur itu kini dibangun toilet dan musala.

Dengan bertumbuhnya Rancaekek sebagai kawasan perumahan di wilayah pinggiran Bandung (perumahan pertama yang diketahui adalah Bumi Rancekek Kencana), maka dibangunlah bangunan baru di sisi selatan stasiun, yang kini menjadi pintu keberangkatan utama. Kini stasiun ini memiliki dua bangunan. Bangunan lama di sisi utara yang merupakan peninggalan SS tetap dipertahankan.

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas campuran eksekutif-ekonomi premiumSunting

Mutiara Selatan, tujuan Jakarta via Bandung

Ekonomi lokalSunting

Persilangan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Rancaekek per 1 Desember 2019 (sesuai Gapeka 2019).

No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
527 Lokal Bandung Raya (CCL-KAC) Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi Lokal 00.35 00.37
504 Lokal Bandung Raya (KAC-CCL) Cicalengka (CCL) 03.46 03.48
528 04.14 04.16
503 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 04.36 04.38
529 05.24 05.26
519 Lokal Cibatu (CB-PDL) 06.12 06.18
512 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) 06.16 06.20
511 Padalarang (PDL) 07.04 07.06
546 Lokal Cibatu (KAC-CB) Cibatu (CB) 08.02 08.04
464 Galunggung Tasikmalaya (TSM) 08.30 08.38
545 Lokal Cibatu (CB-BD) Bandung Hall (BD) 08.34 08.36
530 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) 08.52 09.15
106/103 Mutiara Selatan Jakarta Gambir (GMR) Eksekutif & Ekonomi Premium 08.57 09.04
520 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) Ekonomi Lokal 09.50 09.52
531 Padalarang (PDL) 10.16 10.31
514 Cicalengka (CCL) 10.55 11.01
521 Padalarang (PDL) 10.59 11.03
513 11.59 12.08
457 Lokal Cibatu (CB-PWK)/Simandra Purwakarta (PWK) 12.18 12.34
540 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) 12.32 12.36
532 13.23 13.37
539 Padalarang (PDL) 13.29 13.51
522 Cicalengka (CCL) 14.20 14.31
533 Padalarang (PDL) 14.29 14.33
523 15.19 15.30
516 Cicalengka (CCL) 15.28 15.32
515 Padalarang (PDL) 16.29 16.31
542 Cicalengka (CCL) 17.01 17.03
463 Galunggung Bandung Kiaracondong (KAC) 17.26 17.28
534 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) 18.07 18.09
541 Padalarang (PDL) 18.23 18.31
524 Cicalengka (CCL) 19.08 19.28
535 Padalarang (PDL) 19.24 19.26
518 Cicalengka (CCL) 19.54 19.56
525 Padalarang (PDL) 20.14 20.21
508 Cicalengka (CCL) 20.50 21.05
517 Lokal Bandung Raya (CCL-PWK) Purwakarta (PWK) 20.54 21.01
507 Lokal Bandung Raya Padalarang (PDL) 21.56 22.12
544 Cicalengka (CCL) 22.00 22.08
536 Lokal Cibatu (PDL-CB) Cibatu (CB) 22.52 22.54
543 Lokal Bandung Raya (CCL-KAC) Bandung Kiaracondong (KAC) 23.08 23.31
526 Lokal Bandung Raya Cicalengka (CCL) 23.49 23.51

Antarmoda pendukungSunting

Jenis angkutan umum Tujuan
Angkot Gedebage–Majalaya via Sayang[6]
Majalaya–Cileunyi[7]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Perquin, B.L.M.C. (1921). Nederlandsch Indische staatsspooren tramwegen. Bureau Industria. 
  4. ^ Nusantara., Tim Telaga Bakti; Indonesia., Asosiasi Perkeretaapian (1997). Sejarah perkeretaapian Indonesia (edisi ke-Cet. 1). Bandung: Angkasa. ISBN 9796651688. OCLC 38139980. 
  5. ^ "Sulitnya Mencari Jejak Rel yang Hilang". Metrum. 27 Oktober 2018. Diakses tanggal 8 November 2018. 
  6. ^ "Gede Bage - Majalaya via Sayang". Golali.com. Diakses tanggal 9 Februari 2019. 
  7. ^ "CIleunyi - Majalaya". Golali.com. Diakses tanggal 9 Februari 2019. 

Pranala luarSunting

(Indonesia) Situs web resmi KAI dan jadwal kereta api tahun 2019

Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Cimekar
ke arah Padalarang
Padalarang–Kasugihan Haurpugur
ke arah Kasugihan
Terminus Rancaekek–Tanjungsari Bojongloa
ke arah Tanjungsari

Koordinat: 6°57′54″S 107°45′21″E / 6.9649376°S 107.755875°E / -6.9649376; 107.755875