Stasiun Pauh Lima

(Dialihkan dari Stasiun Pauhlima)

Stasiun Pauh Lima (IMA) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Limau Manis, Pauh, Padang. Stasiun yang terletak pada ketinggian +90 meter ini termasuk dalam Divisi Regional II Sumatra Barat. Stasiun ini kemungkinan dahulunya memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus, tetapi jalur 4 kini dijadikan sepur badug.

Stasiun Pauh Lima
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun IMA.png
  • Singkatan: IMA
  • Nomor: 7189
AlamatJalan Alai Pauh V
Limau Manis, Pauh, Padang
Sumatra Barat 25162
Ketinggian+90 m
Letakkm 8+438 lintas Teluk Bayur-Bukit Putus-Indarung[1]
OperatorDivisi Regional II Sumatra Barat
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peronSatu peron sisi yang rendah
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[3]
Tipe persinyalanMekanik tipe Siemens & Halske manual dengan blok[2]
Sejarah
Dibuka16 November 1979
Layanan
Hanya untuk persilangan dan persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun ini dibuka pada tanggal 16 November 1979 bersamaan dengan pembukaan lintas Bukit Putus–Indarung khusus untuk angkutan Semen Padang.[4] Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persilangan dan persusulan antarkereta api semen yang berangkat dari atau menuju ke Stasiun Indarung.

InsidenSunting

Pada tanggal 25 Oktober 2017, 4 gerbong kereta ketel PT Semen Padang terguling tepat di stasiun tersebut, diduga gerbong ini terguling disebabkan roda kereta keluar dari rel. Akibatnya, angkutan barang baik semen curah maupun klinker dari dan menuju Stasiun Indarung dan Teluk Bayur menjadi terganggu, kereta melewati stasiun ini harus melewati sepur belok dengan kecepatan terbatas.[5]

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). 
  3. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  4. ^ Presiden RI ke II Jenderal Besar H.M. Soeharto dalam berita. [Jakarta]: Antara Pustaka Utama. 2008. ISBN 9789799258205. OCLC 320952729. 
  5. ^ "Kereta Api Pengangkut Semen Terbalik di Pauh | Padangkita.com". Berita Sumatera Barat Terkini. 2017-10-25. Diakses tanggal 2019-04-18. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Kampung Juar
ke arah Bukit Putus
Bukit Putus–Indarung Indarung
Terminus

Koordinat: 0°56′30″S 100°22′25″E / 0.9418046°S 100.3736955°E / -0.9418046; 100.3736955