Buka menu utama

Stasiun Lumajang

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Lumajang (LM) adalah stasiun kereta api yang sekarang sudah tidak aktif lagi, terletak di Tompokersan, Lumajang, Lumajang. Stasiun berketinggian +51 m ini termasuk dalam Wilayah Aset IX Jember.

Stasiun Lumajang
  • Singkatan: LM
  • Nomor: 5803
Lumajang sta 130805-2433 lumj.JPG
Eks Stasiun Lumajang, 2013
kini dijadikan gudang
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenLumajang
KecamatanLumajang
KelurahanTompokersan
AlamatJalan Dr. Sutomo
Sejarah
Dibuka1896
Ditutup1988
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi IX Jember
Kelas stasiun[1]I
Ketinggian+51 m
Letak[2]
Layanan-

Sebelumnya, stasiun ini merupakan stasiun yang terbesar dan terpenting di jalur kereta api Klakah ke Pasirian, dan Klakah ke Rambipuji lewat Balung. Stasiun ini dibuka bersamaan dengan peresmian jalur kereta api Klakah–Lumajang–Pasirian pada tanggal 16 Mei 1896.[3][4] Karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum, semua jalur di wilayah Lumajang sampai Balung–Rambipuji beserta stasiun dan seluruh layanan di jalur ini ditutup semenjak 1 Februari 1988.[5]

Kompleks stasiun ini kini telah berubah menjadi berbagai tempat usaha dan juga rumah tinggal. Bangunan utama stasiun pun telah lama dijadikan sebagai lokasi pergudangan, warung-warung makan, pasar pisang dan lain-lain. Sementara itu jalur-jalur rel, sistem wesel, dan persinyalannya telah dibongkar semua.

Pada masa lalu, Stasiun Lumajang merupakan stasiun persilangan yang cukup sibuk; melayani hampir 300.000 penumpang pertahun dan pengangkutan barang hingga lebih dari 23 ribu ton di antara tahun 1950-1953[6].

Dari arah Probolinggo, stasiun ini terhubung dengan jalur kereta api Klakah-Lumajang. Kemudian dari sini jalur kereta api bercabang dua, yakni menjadi jalur kereta api Lumajang-Pasirian dan jalur kereta api Lumajang-Balung. Jalur yang terakhir ini seterusnya terhubung ke Stasiun Rambipuji. Pada saat ini ketiga-tiga jalur kereta api ini telah ditutup semua.

GaleriSunting

Catatan kakiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ Reitsma, S. A. (1920). Indische spoorweg-politiek. Landsdrukkerij. 
  4. ^ Weijerman, A. W. E. (1904). Geschiedkundig overzicht van het ontstaan der spoor- en tramwegen in Nederlandsch-Indië. Javasche Boekhandel & Drukkerij. 
  5. ^ PPK.8-2011/OR/ORP-KP.BD (bab Lintas Cabang yang masih aktif dan yang tidak aktif), PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bandung.
  6. ^ Djawatan Kereta Api, tt., DAFTAR C, 13c. Ichtisar Angkutan Penumpang jang berangkat dan Kiriman Biasa (dalam ton) jang dikirim dari tiap² setasiun² dan perhentian² D.K.A. di DJAWA dan MADURA semasa tahun² 1950-1951-1952 dan 1953 Eksplotasi TIMUR. Hlm. 156.
Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia     Stasiun berikutnya
menuju Klakah
Klakah–Lumajang–Pasirian
menuju Pasirian
Lumajang–Balung
menuju Balung

Koordinat: 08°07′44.9″S 113°13′22.3″E / 8.129139°S 113.222861°E / -8.129139; 113.222861