Stasiun Kebonromo

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Kebonromo (KRO) (Hanacaraka:ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦏꦼꦧꦺꦴꦤ꧀ꦫꦩ, Sêtasiyun Kebonrama) adalah stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Ngarum, Ngrampal, Sragen termasuk dalam Daerah Operasi VI Yogyakarta. Angka ketinggian pada papan nama utama stasiun dan di ujung peron tertulis +86 m, sementara di dinding bangunan stasiun tertulis +84 m. Walaupun dinamakan "Kebonromo", stasiun ini tidak terletak di Kebonromo, Ngrampal, Sragen, melainkan terletak di sebelah timur desa tersebut. Stasiun ini memiliki tiga jalur kereta api.

Stasiun Kebonromo
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun KRO.png
  • Singkatan: KRO
  • Nomor: 4006
Stasiun Kebonromo 2020.jpg
Tampak luar Stasiun Kebonromo, 2020
AlamatNgarum, Ngrampal, Sragen
Jawa Tengah 57252
Ketinggian+86 m
Letakkm 228+552 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan[1]
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Konstruksi
Jumlah jalur3 (jalur 1 dan 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama cukup tinggi)
Informasi lain
Kelas stasiunIII/kecil[2]
Tipe persinyalan
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api.
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Pada awalnya, hanya jalur 2 yang dijadikan sebagai sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas PalurKedungbanteng dioperasikan sejak 5 Maret 2019[3], jalur 1 juga dijadikan sepur lurus arah Madiun, dan jalur 2 dijadikan sepur lurus arah Solo. Selain itu, dilakukan pemanjangan emplasemen stasiun ini ke arah timur laut, penambahan kanopi di peron sisi dan peron pulau antara jalur 2 dan 3, serta perubahan sistem persinyalan dari sistem mekanik menjadi sistem persinyalan elektrik.

Saat ini tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Isnanto, Bayu Ardi. "Jalur Ganda Stasiun Palur-Kedungbanteng Resmi Beroperasi". detiknews. Diakses tanggal 2019-03-06. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Sragen
ke arah Solo Balapan
Solo Balapan–Kertosono Kedungbanteng
ke arah Kertosono

Koordinat: 7°25′09″S 111°03′50″E / 7.419102°S 111.0638863°E / -7.419102; 111.0638863