Stasiun Gembong

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Gembong (GEB) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di perbatasan antara Desa Gembong dan Datinawong, Babat, Lamongan. Stasiun ini yang terletak pada ketinggian +6 meter ini termasuk dalam Daerah Operasi VIII Surabaya dan terletak di tepi jalan raya Babat-Lamongan.

Stasiun Gembong

LiveryPapanStasiun 2020.svg

PapanNamaStasiun GEB.png
Sta-GEB 03-2015.JPG
Bangunan baru Stasiun Gembong, 2015
LokasiNasional 24 di {{Rute/Kode daerah Jalan Raya Gresik-Babat
Datinawong, Babat, Lamongan, Jawa Timur 62271
Indonesia
Ketinggian+6 m
OperatorDaerah Operasi VIII Surabaya
Letak dari pangkalkm 166+429 lintas Gundih-Gambringan-Bojonegoro-Surabaya Pasarturi[1]
Jumlah peron2 (satu peron sisi yang cukup tinggi dan satu peron pulau (antara jalur 3 dan 4) yang agak tinggi)
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Informasi lain
Kode stasiun
  • GEB
  • 4408
KlasifikasiIII/kecil[2]
Layanan
Hanya untuk persusulan antarkereta api
Fasilitas dan teknis
Tipe persinyalan
Lokasi pada peta
Stasiun Gembong berlokasi di Indonesia
Stasiun Gembong
Stasiun Gembong
Lokasi di Indonesia

Awalnya stasiun ini menggunakan sistem persinyalan mekanik dan hanya memiliki dua jalur kereta api dengan jalur 1 eksisting merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda ruas Babat-Kandangan resmi dioperasikan mulai awal Mei 2014[3], terdapat masing-masing satu jalur lurus dan jalur belok baru di sisi utara stasiun sehingga jumlah jalurnya bertambah menjadi empat. Jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 4, jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Surabaya saja, jalur lurus baru tersebut menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus untuk arah Semarang, dan jalur belok baru tersebut menjadi jalur 1 yang baru. Bangunan lama stasiun ini dibongkar karena terkena pembangunan dua jalur baru tersebut sehingga digantikan dengan bangunan baru berukuran lebih besar yang posisinya semakin mendekati jalan raya. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik.

Sejak 1 April 2015, tidak ada kereta api yang berhenti di stasiun ini, kecuali jika terjadi persusulan antarkereta api.

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ "Rel Ganda Tersambung, Bulan Depan Kereta Ditambah". Tempo.co. 2014-05-09. Diakses tanggal 2020-04-19. 
Stasiun sebelumnya   Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Babat
ke arah Gambringan
Gambringan–Surabaya Pasarturi Pucuk

Koordinat: 7°06′08″S 112°13′20″E / 7.102215°S 112.222258°E / -7.102215; 112.222258