Buka menu utama

Stasiun Barat

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Barat (BAT) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦫꦠ꧀ , Sêtasiyun Barat) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Karangsono, Barat, Magetan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +70 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Magetan. Stasiun yang dibangun pada dasawarsa 1880-an ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 sebagai sepur lurus.

Stasiun Barat
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BAT.png
  • Singkatan: BAT
  • Nomor: 4013
Stasiun Barat Baru.jpg
Bangunan baru Stasiun Barat yang akan beroperasi seiring selesainya jalur ganda Madiun–Kedungbanteng
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMagetan
KecamatanBarat
DesaKarangsono
AlamatJalan Stasiun Barat
Kode pos63395
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+70 m
Letak[2]km 176+332 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananGajayana Tambahan (arah Malang), Sancaka (jadwal sore, arah Surabaya), Ranggajati (arah Surabaya-Jember), Singasari, Wijayakusuma (arah Surabaya-Banyuwangi), Gaya Baru Malam Selatan (arah Surabaya), Brantas (reguler & tambahan, kecuali tambahan arah Jakarta), Kahuripan, Sri Tanjung, dan Mantab (arah Madiun)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket dan fasilitas check-in mandiri.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2: sepur lurus)
Jumlah peron2 (satu peron sisi dan satu peron pulau yang sama-sama agak tinggi)
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya
Toilet: Ya


Bangunan lama Stasiun Barat dari arah timur
Kereta api berhenti di Stasiun Barat pada tahun 1928
Stasiun Barat
(Kredit: Karyadi Baskoro)

Dahulu terdapat percabangan jalur rel menuju Pangkalan Udara Iswahyudi. Jalur ini dipakai Pertamina untuk bahan bakar pesawat. Selain itu, stasiun ini dilengkapi dengan lintasan rel lori menuju Pabrik Gula Purwodadi untuk mengangkut tebu dan gula.

Sehubungan dengan pembangunan jalur ganda lintas selatan Jawa, stasiun ini akan menggunakan bangunan baru yang terletak di sebelah bangunan lama. Rencananya setelah proyek ini selesai, bangunan stasiun lama yang merupakan peninggalan Staatsspoorwegen akan segera dirobohkan.

Daftar isi

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Gajayana Tambahan, tujuan Malang via Blitar

Kelas campuranSunting

Kelas bisnisSunting

Madiun Tambahan (Mantab), tujuan Madiun

Kelas ekonomi ACSunting

Persilangan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Barat per 1 Juni 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
156A Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.14 00.16
176 Brantas Ekonomi AC 04.30 04.32
182 Kahuripan 05.13 05.15
194/195 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Baru (BW) 09.35 09.37
155A Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 10.01 10.03
102/103 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif, Bisnis(, & Ekonomi AC Plus) 12.11 12.18
181 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi AC 15.26 15.28
175 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) 16.14 16.16
196/193 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) 16.46 16.48
86 Sancaka Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 18.50 18.57
7092/7093 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Baru (BW) 21.09 21.15
174 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Ekonomi AC 22.19 22.29
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. PLB/KLB KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7032A Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis & Ekonomi AC 05.41 05.43
7008B Gajayana Tambahan Malang Kotabaru (ML) Eksekutif Satwa 09.52 10.02
12948 Mantab Madiun (MN) Bisnis 23.41 23.56

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 

Pranala luarSunting