Buka menu utama

Stasiun Barat

stasiun kereta api di Indonesia

Stasiun Barat (BAT) (Hanacaraka: ꦱꦼꦠꦱꦶꦪꦸꦤ꧀​ꦧꦫꦠ꧀ , Sêtasiyun Barat) adalah stasiun kereta api kelas II yang terletak di Karangsono, Barat, Magetan. Stasiun yang terletak pada ketinggian +70 m ini termasuk dalam Daerah Operasi VII Madiun dan merupakan satu-satunya stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Magetan.

Stasiun Barat
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun BAT.png
  • Singkatan: BAT
  • Nomor: 4013
Stasiun Barat Baru 2.jpg
Bangunan baru Stasiun Barat yang beroperasi setelah jalur ganda segmen Babadan–Geneng selesai
Lokasi
ProvinsiJawa Timur
KabupatenMagetan
KecamatanBarat
DesaKarangsono
AlamatJalan Stasiun Barat
Kode pos63395
Informasi lain
OperatorDaerah Operasi VII Madiun
Kelas stasiun[1]II
Ketinggian+70 m
Letak[2]km 176+332 lintas Surabaya Kota-Kertosono-Madiun-Solo Balapan
LayananGajayana Tambahan (arah Malang), Sancaka (jadwal sore, arah Surabaya), Ranggajati (arah Surabaya-Jember), Singasari, Wijayakusuma (arah Surabaya-Banyuwangi), Gaya Baru Malam Selatan (arah Surabaya), Brantas (reguler & tambahan, kecuali tambahan arah Jakarta), Kahuripan, Sri Tanjung, dan Mantab (arah Madiun)
Pemesanan tiketSistem tiket online, melayani pemesanan langsung di loket.
Konstruksi dan fasilitas
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 3: sepur lurus)
Jumlah peron3 (satu peron sisi yang cukup tinggi, satu peron pulau yang cukup tinggi, dan satu peron pulau yang rendah)
Tipe persinyalan
Fasilitas yang tersedia di stasiun ini:
LiveryPapanStasiun 2017.svg
Fasilitas parkir: Ya Area merokok: Ya
Toilet: Ya
Boarding pass: Ya
Tempat ibadah: Ya
Fasilitas kesehatan: Ya



Dahulu terdapat percabangan jalur rel menuju Pangkalan Udara Iswahyudi; dipakai Pertamina untuk angkutan bahan bakar pesawat. Selain itu, stasiun ini dilengkapi dengan lintasan rel lori menuju Pabrik Gula Purwodadi untuk mengangkut tebu dan gula.

Awalnya stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 eksisting merupakan sepur lurus. Setelah jalur ganda pada segmen lintas Babadan-Geneng resmi dioperasikan per 16 Oktober 2019,[3] jalur 1 eksisting diubah menjadi jalur 2 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Madiun, jalur 2 eksisting diubah menjadi jalur 3 yang baru sebagai sepur lurus hanya untuk arah Solo, jalur 3 eksisting diubah menjadi jalur 4 yang baru, dan jalur 4 eksisting dibongkar. Selain itu, sistem persinyalannya telah diganti dengan sistem persinyalan elektrik. Bangunan lama stasiun peninggalan Staatsspoorwegen akan dibongkar karena terkena perpanjangan sepur badug eksisting menjadi jalur 1 yang baru sehingga digantikan dengan bangunan baru yang lebih besar dan sepur badug tersebut digantikan dengan yang baru dibangun bercabang di sisi barat jalur 1 yang baru. Gudang peninggalan Staatsspoorwegen di sebelah tenggara stasiun sudah dirobohkan terlebih dahulu karena tanah tempat gudang ini berdiri dijadikan lokasi bangunan baru stasiun.[4]

Saat ini sedang ada pembahasan untuk mengganti nama stasiun ini menjadi Stasiun Magetan berdasarkan usulan pemerintah daerah setempat. Usulan ini diajukan sejak bulan Februari 2019 oleh Bupati Magetan, Suprawoto. Di samping itu, Bupati Magetan juga meminta kepada PT KAI untuk memberhentikan lebih banyak kereta api kelas eksekutif dan bisnis di stasiun ini.[5][6]

Layanan kereta apiSunting

PenumpangSunting

Kelas eksekutifSunting

Gajayana Tambahan, tujuan Malang via Blitar

Kelas campuranSunting

Kelas bisnisSunting

Madiun Tambahan (Mantab), tujuan Madiun

Kelas ekonomi ACSunting

Papasan dan persusulanSunting

Jadwal kereta apiSunting

Berikut ini adalah jadwal kereta api penumpang yang berhenti di Stasiun Barat per 1 September 2019 (revisi Gapeka 2017).

  • KA Reguler
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
156A Singasari Blitar (BL) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 00.14 00.16
176 Brantas Eksekutif & Ekonomi AC 04.30 04.32
182 Kahuripan Ekonomi AC 05.13 05.15
194/195 Sri Tanjung Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Baru (BW) 09.35 09.37
155A Singasari Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC Plus 10.01 10.03
102/103 Ranggajati Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Jember (JR) Eksekutif, Bisnis(, & Ekonomi AC Plus) 12.11 12.18
181 Kahuripan Bandung Kiaracondong (KAC) Ekonomi AC 15.26 15.28
175 Brantas Jakarta Pasar Senen (PSE) Eksekutif & Ekonomi AC 16.14 16.16
196/193 Sri Tanjung Yogyakarta Lempuyangan (LPN) Ekonomi AC 16.46 16.48
86 Sancaka Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC Premium 18.50 18.57
7092/7093 Wijayakusuma Surabaya Gubeng (SGU) bersambung Banyuwangi Baru (BW) 21.09 21.15
174 Gaya Baru Malam Selatan Surabaya Gubeng (SGU) Eksekutif & Ekonomi AC 22.19 22.29
  • KA Tambahan (beroperasi pada masa lebaran dan natal-tahun baru; terkadang juga pada hari libur nasional atau akhir pekan tertentu)
No. KA KA Tujuan Kelas Tiba Berangkat
7032A Brantas Tambahan Blitar (BL) Bisnis/Ekonomi AC 05.41 05.43
7008B Gajayana Tambahan Malang Kotabaru (ML) Eksekutif Satwa 09.52 10.02
12948 Mantab Madiun (MN) Bisnis 23.41 23.56

GaleriSunting

ReferensiSunting

  1. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  2. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  3. ^ "Jalur Ganda di Madiun Siap Dilalui KA". Surabayainside.com. 2019-10-15. Diakses tanggal 2019-10-16. 
  4. ^ "Kemenhub Bangun Tiga Stasiun Kereta Api". Jawa Pos. 26 September 2017. 
  5. ^ admin. "Usul Nama Stasiun Barat Diubah Jadi Stasiun Magetan | Radar Madiun" (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-07-29. 
  6. ^ Media, Solopos Digital. "Bupati Magetan Minta KA Eksekutif dan Bisnis Singgah di Stasiun Barat". Madiunpos.com. Diakses tanggal 2019-07-29. 

Pranala luarSunting