Stasiun Bangak (BGK) adalah nama stasiun kereta api nonaktif yang berada di Bangak, Banyudono, Boyolali. Stasiun ini terletak di Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Stasiun Bangak
  • Singkatan: BGK
AlamatBangak, Banyudono, Boyolali
Jawa Tengah
OperatorDaerah Operasi VI Yogyakarta
Sejarah
DitutupDekade 1970-an
Layanan
Tidak ada layanan.
Catatan kaki: [1]
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Dahulu, jalur dan stasiun ini dioperasikan oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) untuk jalur kereta api uap biasa pada tahun 1911 sebagai perpanjangan jalur Solosche Tramweg Maatscahppij (SoTM) yang diambil alih NIS hingga Kabupaten Boyolali. Namun jalur ini ditutup oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api selama dekade 1970-an beserta stasiun dan seluruh layanannya karena kalah bersaing dengan mobil pribadi dan angkutan umum.

Kini stasiun Bangak sudah hilang dan tidak berbekas sedikit pun. Diduga letak stasiun ini terletak pada percabangan ke Pabrik Gula Bangak (bukan pada jalur utamanya). Hal ini menambah keunikan stasiun tersebut karena dulu stasiun ini berada pada jalur ke PG yang diduga untuk mengangkut tebu dari PG tersebut menuju stasiun Purwosari.

ReferensiSunting

Pranala luarSunting

Stasiun sebelumnya     Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
menuju Purwosari
Purwosari–Boyolali
Banyudono
menuju Boyolali