Spanyol di bawah Francisco Franco

Spanyol di bawah Francisco Franco atau Franquismo, juga dikenal sebagai Spanyol Fasis, mengacu pada periode sejarah Spanyol antara 1936 sampai 1975 ketika kediktatoran otoriter Francisco Franco, Caudillo por gracia de Dios, mengambil alih Spanyol dari pemerintah konstitusional liberal demokratis Republik Spanyol Kedua di Perang Saudara Spanyol . Pemerintahanya dimulai dengan jatuhnya Republik Spanyol Kedua pada perang Sipil Spanyol tahun 1939 dan berakhir dengan kematian Francisco Franco pada tahun 1975.

Negara Spanyol

Estado Español
1936–1975
SemboyanUna, Grande y Libre
Teritori dan Koloni dari Negara Spanyol: *   Spanyol, Sahara dan Guinea    *   Protektorat Maroko      *   Zona Internasional Tangier
Teritori dan Koloni dari Negara Spanyol:
Ibu kotaBurgos
(1936–1939)
Madrid
(1939–1975)
Bahasa yang umum digunakanSpanyol (official; sole legal language)
Agama
Katolik Roma
PemerintahanKediktatoran militer fasisme , negara satu-partai
Caudilloa 
• 1936–1975
Francisco Franco
Perdana Menteri 
• 1936
Miguel Cabanellas (pertama)
• 1973–1975
Carlos A. Navarro (terakhir)
LegislatifCortes Españolas
Era SejarahPeriode antar perang / Perang Dingin
1936–1939
• Didirikan
1 Oktober 1936
1 April 1939
23 Oct 1957 – 30 Jun 1958
• Kematian Francisco Franco
20 November 1975
Luas
1975796030 km2 (307350 sq mi)
Penduduk
• 1975
35563535
Mata uangPeseta Spanyol
Kode ISO 3166ES
Didahului oleh
Digantikan oleh
Republik Spanyol Kedua
Spanyol
a. Secara formal, Franco bergelar "Caudillo de España, Por la Gracia de Dios" dan de facto diktator Spanyol.

Seri Sejarah Spanyol
Alhambra-petit.jpg
Spanyol Prasejarah
Spanyol Romawi
Spanyol Abad Pertengahan
- Bangsa Visigoth
- Al-Andalus
- Penaklukan Kembali
Zaman Ekspansi
Zaman Pencerahan
Reaksi dan Revolusi
Republik Spanyol Pertama
Restorasi
Republik Spanyol Kedua
Perang Saudara Spanyol
Pemerintahan Diktatur
Transisi menuju demokrasi
Spanyol modern
Topik
Sejarah Ekonomi
Sejarah Militer
Sejarah Sosial

Setelah kematian Franco , negara Spanyol pun mulai melakukan sistem demokrasi.