Buka menu utama

Sonak Malela adalah seorang tokoh dalam marga Batak dari sub-suku Toba. Nama Sonak Malela tidak pernah dipergunakan sebagai marga oleh keturunannya, namun sebagai nama persatuan marga. Keturunan Sonak Malela berasal dari daerah Balige, Kabupaten Toba Samosir.

Marga Sonak Malela
Monumen Pusaka Padan ni Raja Sonakmalela.jpg
Monumen Sonak Malela di Balige, Toba Samosir
Aksara Batakᯘᯬᯉᯂ᯲ᯉᯞᯞ
(Surat Batak Toba)
Nama MargaSonak Malela
(marga tidak digunakan)
Nama/
Pengejaan
Alternatif
Sonakmalela
Artiperilaku atau sifat yang semakin lemah lembut
Silsilah
Jarak
generasi
dengan
Siraja Batak
1Siraja Batak
2Raja Isumbaon
3Tuan Sorimangaraja
4Tuan Sorbadibanua
(Nai Suanon)
5Sibagot Ni Pohan
6Sonak Malela
Nama Lengkap
Tokoh
Sonak Malela
Nama Istribr. Pasaribu
Nama Anak1. Raja Simangunsong
2. Paungmangaraja (Raja Marpaung)
3. Raja Napitupulu
Kekerabatan
Induk MargaSibagot Ni Pohan
Persatuan
Marga
Sonak Malela
Kerabat
Marga
(Dongan Tubu)
Tuan Sihubil (Abang)
Tuan Somanimbil (Abang)
Tuan Dibangarna (Abang)
Sub-Marga/
Cabang Marga
Simangunsong
Marpaung
Napitupulu (Pardede)
Mata ni Ari
Binsar
Pasaribu
Asal
SukuToba
Sub-SukuToba Holbung
Kampung
Asal
Kec. Balige
Kawasan
Marga
Kec. Balige
Kec. Pintu Pohan Meranti
Kec. Porsea
Kec. Siantar Narumonda
Kec. Sipahutar


EtimologiSunting

Nama Sonak Malela dalam Bahasa Batak Toba secara harfiah merujuk kepada kata sonak, ma, dan lela yang memiliki arti sebagai suatu perilaku atau sifat yang semakin lemah lembut, semakin peramah, semakin berbelas-kasih, dan semakin suka bertamu. Hal tersebut mengacu kepada:

  • Kata sonak dalam bahasa Batak Toba memiliki arti; binsat (permukaan air naik/pasang), lamnaek (semakin naik). Kata sona umunya dipakai untuk melukiskan dan menggambarkan kondisi serta situasi air yang semakin meluap dan meninggi serta meluas di sungai, danau, laut yang kemudian dianalogikan terhadap sifat dan perilaku seseorang.
  • Kata ma adalah salah satu partikel yakni suatu kata yang digunakan untuk menekankan atau menekankan makna dan pengertian suatu kata yang berada dibelakangnya,
  • Kata lela dalam Bahasa Batak Toba memiliki arti; lambok (lemah lembut), parasiroha (ramah-tamah), girgir marsilehonlehon (suka memberi), girgir martamue (suka bertamu).

TaromboSunting

Berikut merupakan tarombo (silsilah) keturunan Sonak Malela:

Sonak Malela
Raja SimangunsongPaungmangaraja
(Raja Marpaung)
Raja Napitupulu
Salim Babiat
(Sangkar Nihuta)
Ulubalang Raja
(Parjanggut Huting)
Raja Siongkal Barita
(Sibegu Laos)
Bona Ni Onan
(Pardede)


Menurut silsilah garis keturunan Suku Batak (tarombo), Sonak Malela adalah generasi keenam dari Siraja Batak dan anak keempat (bungsu) dari Sibagot Ni Pohan.

Sonak Malela memiliki tiga orang anak, dan dalam perkembangannya keturunan Sonak Malela mengklasifikasikan diri ke dalam empat marga sesuai dengan nama anak-anak Sonak Malela:

  1. keturunan Raja Simangunsong menggunakan marga Simangunsong
  2. keturunan Raja Marpaung menggunakan marga Marpaung
  3. keturunan Raja Napitupulu menggunakan marga Napitupulu dan Pardede

Pada dekade 1970-an, marga Pardede direstui oleh semua keturunan Sonak Malela dan resmi diangkat (dihorjahon) menjadi marga keempat dalam kelompok Sonak Malela. Oleh sebab itu juga marga Pardede sering dianggap sebagai adik dari Napitupulu.

KekerabatanSunting

Keturunan Sonak Malela memiliki hubungan erat dengan memegang teguh ikatan persaudaraan untuk tidak menikah antar satu dengan yang lain.

Sonak Malela menikah dengan br. Pasaribu, oleh sebab itu Hulahula (mataniari binsar) dari seluruh marga keturunan Sonak Malela adalah marga Pasaribu.

SumberSunting

  • Hutagalung, W.M. (1991), Pustaha Batak Tarombo dohot Turiturian ni Bangso Batak, hlm. 241–244 
  • Siahaan, Amanihut N.; Pardede, H. (1957), Sejarah perkembangan Marga - Marga Batak 

Pranala luarSunting