Buka menu utama

So, raja Mesir adalah nama seorang penguasa Mesir yang dicatat dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen, terutama pada 2 Raja-raja 17:4. Tidak ada sumber Mesir yang menyebut Raja "So" tersebut.[1]

Catatan AlkitabSunting

2 Raja-raja 17:4

Tetapi kedapatanlah oleh raja Asyur, bahwa di pihak Hosea ada persepakatan, karena Hosea telah mengirimkan utusan-utusan kepada So, raja Mesir, dan tidak mempersembahkan lagi upeti kepada raja Asyur, seperti biasanya tahun demi tahun; sebab itu raja Asyur menangkap dia dan membelenggu dia dalam penjara.[2]

Karena bersekongkol dengan "So, raja Mesir" ini, Hosea, raja Israel (Samaria) yang terakhir itu mendatangkan hukuman dari raja Asyur atas Israel, yang berakibat lenyapnya kerajaan itu dan tersebarnya sepuluh suku Israel ke dalam pembuangan di Asyur dan Babel.[1]

Identifikasi dan analisisSunting

Nama "So" diidentifikasi dengan sejumlah tokoh:

  • "Osorkon IV": Jika "So" adalah nama diri raja Mesir, dia tentulah Firaun (raja) Libia terakhir, yang sejarahnya agak kabur, yaitu Osorkon IV (Aa-kheper-re') yang memerintah kira-kira tahun 727-716 SM. Kemungkinan besar So' adalah kependekan dari "(O)so(rkon)", seperti halnya nama Mesir "Sese" adalah kependekan dari Ramses II.[3][4][5][6][7][8][9]
  • "Tefnakht", yaitu penguasa Delta Barat secara de fakto kira-kira tahun 727-720 SM. Namun, nama So' tak dapat diturunkan dari nama Tefnakht.[1]
  • Seorang raja bawahan daerah Delta Timur, yang kurang terkenal dan kuasanya kurang berarti. Namun, seorang raja bawahan tidak mungkin dapat menolong Hosea.[1]
  • "Syabako": "So"—yang dibaca dengan huruf hidup Siwe' atau Sewe' -- disamakan dengan dengan Firaun Etiopia "Syabako" (dengan membuang akhiran -ko), yang bertindak sebagai panglima tentara di Mesir sebelum ia naik takhta. Tapi ia tak mungkin bersekongkol dengan Hosea pada thn 726/725 SM, sebab para penguasa Delta Barat, Tefnakht dan Bekenranef (Bokkhoris), yaitu musuh dari raja Etiopia itu, menguasai Mesir Hilir sampai thn 716 SM.[1]
  • "Sib'e": Ada yang menyamakan "So"/"Siwe" dengan "Sib'e", turtan (panglima tentara) Mesir, yang dikalahkan oleh Sargon II, raja Asyur, di Rafia tahun 720 SM. Tapi tak mungkin "So" menjadi raja tahun 726/725 SM, lalu kemudian panglima biasa tahun 720 SM, kecuali dia selama itu hanyalah raja bawahan yang tak berarti di Delta, yang bertugas sebagai panglima bagi Osorkon IV (atau Tefnakht dan Bekenranef).[1]

Karena itu, jika So adalah nama penguasa Mesir, maka dia tentulah Osorkon IV, yang dipendekkan (tapi bukan turtan Sib'e), atau seorang raja bawahan dan panglima tentara di bawah Osorkon IV, Tefnakht atau Bekenranef.[1]

Yeivin[10] mengusulkan bahwa So' bukanlah nama diri, tetapi hanya salinan huruf/kata Mesir t', artinya 'menteri', dan atas dasar itu maka so' melekh mitsrayyim = 'menteri raja Mesir', tetapi alasan fonetisnya tak dapat diterima. Nama panglima Mesir dari tahun 720 SM, yang tertera dalam tulisan paku, dan yang sampai sekarang ini dibaca Sib'e, sudah hampir pasti harus dibaca sebagai Re'e.[11] Nama ini tidak bisa disamakan dengan "So" sebagai nama diri. Mungkin saja bahwa Re'e nama menteri Mesir.[12] Membaca 2 Raja-raja 17:4 sebagai "ke (kota) Sa (is), kepada raja Mesir", dengan merujuk kepada "Tefnakht" dianggap tidak beralasan kuat.[13]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ a b c d e f g Kamus Alkitab: So
  2. ^ 2 Raja-raja 17:4 TB - Sabda.org
  3. ^ Edwards (1982), hlm. 576
  4. ^ Schneider (1985), hlmn. 261–263
  5. ^ Mitchell (1991), hlm. 345
  6. ^ Kitchen (1996), hlmn. 333ff; 463–464
  7. ^ Patterson (2003), hlmn. 196–197
  8. ^ Clayton (2006), hlmn. 182–183
  9. ^ Dodson (2014), hlm. 9
  10. ^ S Yeivin dalam VT 2, 1952, hlm 164-168
  11. ^ R Borger, JNES 19, 1960, hlm 49-53
  12. ^ H Goedicke (BASOR 171, 1963, hlm 64-66)
  13. ^ K. A Kitchen, The Third Intermediate Period in Egypt, 1972, hlm 182, 372-376.

PustakaSunting

  • Albright, William F. (1956). "Further Synchronisms between Egypt and Asia in the Period 935-685 BC". BASOR. 141: 23–27. 
  • Clayton, Peter A. (2006). Chronicle of the Pharaohs: The Reign-by-Reign Record of the Rulers and Dynasties of Ancient Egypt. London: Thames & Hudson. ISBN 0-500-28628-0. 
  • Dodson, Aidan (2014). "The Coming of the Kushites and the Identity of Osorkon IV". Dalam Pischikova, Elena. Thebes in the First Millennium BC PDF. Cambridge Scholars publishing. hlm. 6–12. ISBN 978-1-4438-5404-7. 
  • Edwards, I.E.S. (1982). "Egypt: from the Twenty-second to the Twenty-fourth Dynasty". Dalam Edwards, I.E.S. The Cambridge Ancient History (2nd ed.), vol. III, part 1. Cambridge University Press. hlm. 534–581. ISBN 0 521 22496 9. 
  • Mitchell, T. C. (1991). "Israel and Judah c. 750–700 B.C.". Dalam Edwards, I.E.S. The Cambridge Ancient History (2nd ed.), vol. III, part 2. Cambridge University Press. hlm. 322–370. ISBN 0 521 22717 8. 
  • Patterson, Richard D. (2003). "The Divided Monarchy: Sources, Approaches, and Historicity". Dalam Grisanti, Michel A.; Howard, David M. Giving the sense: understanding and using Old Testament historical texts. Kregel. hlm. 179–200. ISBN 978-0-8254-2892-0. 
  • Schneider, Hans D. (1985). "A royal epigone of the 22nd Dynasty. Two documents of Osorkon IV in Leiden". Mélanges Gamal Eddin Mokhtar, vol. II. Institut français d'archéologie orientale du Caire. hlm. 261–267.