Buka menu utama

Dr. Gabriel Possenti Sindhunata, S.J., atau lebih dikenal dengan nama pena Sindhunata (lahir di Kota Batu, Jawa Timur, Indonesia, 12 Mei 1952; umur 67 tahun) dan juga dikenal dengan panggilan populernya Rama Sindhu (atau dibaca "Romo Sindhu" dalam bahasa Jawa) adalah seorang imam Katolik, anggota Yesuit, redaktur majalah kebudayaan "BASIS". Sejak masa kecilnya hingga tamat SMA ia hidup di kampungnya di kaki Gunung Panderman.[1]

Pastor Gabriel Possenti Sindhunata SJ
Sindhunata.jpg
Sindhunata di acara "Bedah Buku Putri Cina" di Semarang, 2008
GerejaGereja Katolik Roma
Tahbisan
Ditahbiskan23 Januari 1984
(35 tahun, 181 hari)
Data Diri
Nama lahirSindhunata
Lahir(1952-05-12)12 Mei 1952
Kota Batu, Jawa Timur
Kewarganegaraan Indonesia
DenominasiKatolik Roma
Pekerjaanwartawan, sastrawan, penulis, rohaniawan

Daftar isi

KarierSunting

Sindhunata pernah pula bekerja sebagai wartawan Harian Kompas, menulis komentar tentang sepak bola, dan berbagai masalah kebudayaan. Namun Sindhunata mungkin lebih dikenal sebagai penulis. Novelnya yang terkenal adalah "Anak Bajang Menggiring Angin" (1983, Gramedia).

Dalam bidang organisasi, mendirikan komunitas "PANGOENTJI" (Pagoejoeban Ngoendjoek Tjioe, BI: Paguyuban Minum Ciu) yang melibatkan diri pada bidang seni dan budaya.

Kini Sindhunata menetap di Kolese Santo Ignatius, Kotabaru, Yogyakarta.

PendidikanSunting

Sindhunata lulus dari Seminarium Marianum, Lawang, Malang (1970). Pendidikan Sekolah Tinggi Driyarkara, Jakarta (1980), Studi Teologi di Institut Filsafat Teologi Kentungan, Yogyakarta (1983), kemudian mendapatkan gelar doktor dari Hochschule für Philosophie, München, Jerman (1992) dan menulis disertasinya tentang pengharapan mesianik masyarakat Jawa.

KaryaSunting

NonfiksiSunting

  • Baba Bisa Menjadi Indonesier: Bung Hatta, Liem Koen Hian, dan Sindhunatha, Menyorot Masalah Cina di Indonesia (1988)
  • Hoffen auf den Ratu-Adil: das eschatologische Motiv des "Gerechten Königs" im Bauernprotest auf Java während des 19. und zu Beginn des 20. Jahrhunderts (1992, Disertasi)
  • Sayur Lodeh Kehidupan: Teman dalam Kelemahan (1998, Editor)
  • Sisi Sepasang Sayap: Wajah-Wajah Bruder Jesuit (1998)
  • Menjadi Generasi Pasca-Indonesia: Kegelisahan Y.B. Mangunwijaya (1999, Editor)
  • Pergulatan Intelektual dalam Era Kegelisahan: Mengenang Y.B. Mangunwijaya (1999, Editor)
  • Membuka Masa Depan Anak-Anak kita: Mencari Kurikulum Pendidikan Abad XXI (2000)
  • Menggagas Paradigma Baru Pendidikan: Demokratisasi, Otonomi, Civil Society, Globalisasi (2000, Editor)
  • Sakitnya Melahirkan Demokrasi (2000)
  • Pendidikan: Kegelisahan Sepanjang Zaman: Pilihan Artikel Basis (2001, Editor)
  • Long and Winding Road, East Timor (2001)
  • Bola di Balik Bulan (2002)
  • Bola-Bola Nasib (2002)
  • Air Mata Bola (2002)
  • Jembatan Air Mata: Tragedi Manusia Pengungsi Timor Timur (2003)
  • Mengasih Maria: 100 tahun Sendangsono (2004, Editor)
  • Kambing Hitam: Teori Rene Girard (2006)

FiksiSunting

  • Anak Bajang Menggiring Angin (1983)
  • Aburing Kupu-Kupu Kuning (1995)
  • Nderek Sang Dewi ing Ereng-erenging Redi Merapi (1995)
  • Semar Mencari Raga (1996)
  • Cikar Bobrok (1998)
  • Mata Air Bulan (1998)
  • Bayang-Bayang Ratu Adil (1999)
  • Bisikan Daun-Daun Sabda (2000)
  • Sumur Kitiran Kencana (2000)
  • Tak Enteni Keplokmu: Tanpa Bunga dan Telegram Duka (2000)
  • Air Kata-Kata (2003)
  • Ilmu Ngglethek Prabu Minohek (2004)
  • Segelas Beras untuk Berdua (2006)
  • Dari Pulau Buru ke Venesia (2006)
  • Burung-Burung di Bundaran HI (2006)
  • Ekonomi Kerbau Bingung (2006)
  • Petruk Jadi Guru (2007)
  • Putri Cina (2007)
  • Menyusu Celeng (2019)

Pengaruh dalam budaya populerSunting

Pranala luar:Sunting

ReferensiSunting

  1. ^ Sindhunata. 2007. "Putri Cina". Penerbit Gramedia. ISBN 978-979-22-3079-6
  2. ^ "Hip Hop Juga Bersuara Damai" - Kompas Cetak Daring. Jumat, 7 Desember 2007, diakses 12 Maret 2010