Siklon Seroja

siklon wilayah Australia kategori 2 pada tahun 2021

Siklon Tropis Seroja adalah sebuah siklon tropis yang mulai terbentuk di selatan Nusa Tenggara Timur, Indonesia, pada 3 April 2021.[5] Siklon ini menyebabkan banjir di beberapa wilayah Nusa Tenggara, Indonesia dan Timor Leste.[6] Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi 4-6 meter yang berpeluang terjadi di perairan barat Lampung, Selat Sunda, bagian selatan Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Pulau Sawu, Kupang, dan Pulau Rote. Daerah pesisir Aceh, Mentawai, Bengkulu, Jawa Tengah, Pulau Sumba, Selat Bali, Selat Lombok, dan Selat Alas juga berpotensi mendapat gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter.[7][8] Terbaru pada Jumat 9 April, BMKG juga mengingatkan akan adanya potensi hujan lebat-sedang yang disertai kilat serta angin kencang di Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali meski tak seekstrim ketika Siklon Seroja ini masih ada di dekat NTT,[9] yang telah menjauh dari wilayah Indonesia dan berada di Samudera Hindia.[10] Siklon Seroja merupakan siklon ketujuh dalam musim siklon wilayah Australia 2020-2021 dan satu-satunya yang hingga kini menyebabkan korban jiwa.

Siklon Tropis Seroja
Siklon tropis parah kategori 3 (skala Aus)
Siklon tropis kategori 1 (SSHWS)
Seroja 2021-04-11 0605Z.jpg
Seroja sebelum mendarat di Australia Barat, 11 April 2021
Terbentuk pada3 April 2021 (2021-04-03)
Mereda pada12 April 2021
Kecepatan angin
maksimal
10 menit:
120 km/jam
1 menit:
130 km/jam
Tekanan minimal971 hPa (mbar)
Korban jiwa225[2][3][4]
Area terdampakNusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Timor Leste, dan Australia Barat
Bagian dari musim siklon wilayah Australia 2020-2021

PerkembanganSunting

 
Perkembangan Siklon Seroja pada 5 April 2021 pukul 02:20–03:20 WITA (01.20-02.20 WIB)
 
Plot peta dan intensitas badai menurut skala Saffir–Simpson

Pada 3 April 2021, sebuah sistem tekanan rendah 22U terbentuk di selatan Pulau Timor.[11][12] Sistem tersebut terbentuk di lingkungan yang mendukung perkembangannya.[13] Hingga saat ini, sistem tekanan rendah tersebut berada di wilayah tanggung jawab (AoR) TCWC Jakarta.[14] Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengeluarkan peringatan pertama terhadap Tropical Cyclone 26S pada 4 April pukul 23.00 WITA (22.00 WIB).[15] Sistem tekanan rendah tersebut perlahan berkembang menjadi Siklon Tropis Kategori 1 dan diberi nama Seroja oleh TCWC Jakarta pada 5 April pukul 04.00 WITA (03.00 WIB) saat siklon tersebut berada 95 km di utara Pulau Rote.[16][17] Pada 5 April pukul 20.00 WITA (19.00 WIB), Siklon Seroja berada di dekat 11°06′S 121°18′E / 11.1°S 121.3°E / -11.1; 121.3 dan bergerak ke arah barat daya menjauhi Indonesia dengan kecepatan pergerakan 11 km/jam.[18]

Pada 6 April pukul 02.00 WITA (01.00 WIB), Seroja terus bergerak dengan kecepatan 14 km/jam ke arah barat daya barat, menjauhi garis pantai Indonesia. Siklon ini meningkat menjadi siklon tropis Kategori 2 pada hari tersebut dan menghasilkan angin dengan kecepatan 10 menit 100 km/jam dan tekanan di tengahnya sebesar 982 hPa.[12] Aliran udara kering dari timur membuat Seroja melemah kembali menjadi siklon tropis Kategori 1.[12] Prediksi jalur dan intensitas siklon juga terganggu oleh keberadaan sistem tekanan 23U di barat Seroja.[12] Di hari yang sama pukul 08.00 WITA (07.00 WIB), Siklon Seroja berada di dekat 11°24′S 119°48′E / 11.4°S 119.8°E / -11.4; 119.8 (seroja) dan bergerak ke arah barat daya menjauhi Indonesia dengan kecepatan pergerakan 25 km/jam.[19]

Pada 7 April 2021 pukul 08.00 WITA (07.00 WIB), Siklon Tropis Seroja berada di koordinat 12°06′S 118°12′E / 12.1°S 118.2°E / -12.1; 118.2 (Seroja). Kecepatan angin maksimum 10 menit sebesar 65 km/jam, kecepatan angin maksimum 1 menit sebesar 85 km/jam, dan gust dengan kecepatan 95 km/jam. Tekanan barometrik sentral minimum tercatat sebesar 996 hPa. Pada saat itu, siklon bergerak dengan kecepatan 35 km/jam ke arah barat daya.[20]

 
Siklon Tropis Odette (kiri) dan Siklon Tropis Seroja (kanan) mengalami interaksi Fujiwhara antara 7–9 April.

Pada 8 dan 9 April, Badan Meteorologi Australia memprakirakan Siklon Seroja akan menerjang wilayah pesisir Australia Barat di sekitar Teluk Shark (wilayah antara Perth hingga Carnarvon) pada hari Minggu hingga Senin (11-12 April). Siklon Seroja telah berinteraksi dengan Tekanan Rendah Tropis 23U menghasilkan fenomena yang jarang terjadi pada siklon tropis yaitu Efek Fujiwhara. Pada 9 April dini hari WITA, 23U telah berkembang menjadi Siklon Tropis Odette.[21][22]

Pada 9 April pukul 19.00 WIB, Siklon Seroja berada di koordinat 20°12′S 108°48′E / 20.2°S 108.8°E / -20.2; 108.8 (Seroja) dan meningkat menjadi siklon tropis Kategori 2. Kepatan angin maksimum 10 menit sebesar 95 km/jam, kecepatan angin maksimum 1 menit sebesar 100 km/jam, dan gust dengan kecepatan 120 km/jam. Tekanan barometrik sentral minimum tercatat sebesar 985 hPa. Pada saat itu, siklon bergerak dengan kecepatan 30 km/jam ke arah barat daya.[23]

DampakSunting

IndonesiaSunting

 
Dampak banjir akibat Siklon Seroja di Kabupaten Flores Timur.

Saat masih menjadi sistem tekanan rendah, Seroja mengakibatkan curah hujan tinggi dan badai petir di Nusa Tenggara Timur.[24][25][26] Di Kabupaten Lembata, 14 desa diterjang banjir bandang akibat limpasan dan material dari Gunung Lewotolo.[27] Pada 4 April 2021, 41 orang terkonfirmasi meninggal dunia, 9 mengalami luka berat, dan 27 orang hilang akibat aliran lumpur yang menenggelamkan rumah dan menghancurkan jembatan penghubung di Pulau Flores dan Pulau Adonara.[28][29][30] Jalan Trans Timor terendam dan memutus jalur antarkabupaten.[31] Sebuah jembatan yang menghubungkan Kota Kupang dan Kabupaten Malaka juga hancur.[32]

 
Banjir bandang di Terminal Becora, Dili, Timor Leste

Hingga, 5 April pukul 05:00 WITA (04.00 WIB), 67 orang dilaporkan tewas.[33] Tingginya korban tewas diduga akibat kebanyakan orang sedang tidur saat siklon memasuki daratan.[34] Empat truk bahan bakar Pertamina dilaporkan rusak.[35] Dampak siklon ini juga dirasakan hingga Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, menyebabkan 27.000 orang terdampak banjir.[36] Hingga 10 April, korban tewas di Indonesia tercatat sebanyak 176 orang.[3] Selain itu pula, 15.500 hektare lahan pertanian yang tersebar di 18 dari 23 kabupaten/kota di NTT mengalami kerusakan dan terancam puso atau gagal panen. 52.730 rumah dan sejumlah infrastruktur serta fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan. Hingga hari kedelapan pascabencana, diketahui masih ada 8.866 pengungsi yang tersebar di 18 daerah tersebut dari yang semula total pengungsi mencapai 27.948 orang.[37]

Dampak di NTT dan NTB[38]
Provinsi NTT
Kota/Kabupaten Meninggal Dunia Hilang Luka-luka Keluarga Terdampak Orang Terdampak Rumah Rusak
Kota Kupang 6 - 8 10.121 50.605 71 (RB), 351 (RM), 9.699 (RR)
Kab. Kupang 12 3 - Tidak ada data Tidak ada data 3540 (RB), 963 (RM), 2043 (RR)
Kab. Flores Timur 72 2 73 Tidak ada data 95.626 82 (RB), 34 (RR)
Kab. Malaka 6 - - Tidak ada data 2.000 428 (RB), 3.848 (RR)
Kab. Lembata 46 22 49 Tidak ada data Tidak ada data 346 (RB), 343 (RR)
Kab. Ngada - - 3 214 866 68 (RB), 50 (RR)
Kab. Sumba Barat - - - 67 284 54
Kab. Sumba Timur - - - 15.462 77.310 250 (RB)
Kab. Sumba Tengah - - - 21 150 21
Kab. Ende 1 - - 373 1.401 18 (RB), 56 (RR)
Kab. Rote Ndao - - 5 Tidak ada data Tidak ada data 635 (RB), 736 (RM), 1.523 (RR)
Kab. Sabu Raijua 3 5 - Tidak ada data 3.800 Tidak ada data
Kab. Alor 28 13 25 39.980 155.412 669 (RB), 438 (RM), 856 (RR)
Kab. Belu - - - 899 2.080 13 (RB), 8 (RM), 2 (RR)
Kab. Timor Tengah Utara - - - 1.179 3.489 150 (RB)
Kab. Timor Tengah Selatan - - - 1.404 5.198 504
Kab. Sikka 1 - - - 742 1 (RB), 10 (RM)
Kab. Sumba Barat Daya - - 2 - - 68 (RB), 1 (RM), 50 (RR)
Provinsi NTB
Kab. Bima 2 - - 10.185 29.182 380 (RB), 2.777 (RM), 2.176 (RR)
Kab. Dompu - - - 1.895 7.580 1.895
Kab. Lombok Utara - - - 30 77 30

Keterangan: RB=Rusak Berat, RM=Rusak Menengah, RR=Rusak Ringan

Timor LesteSunting

Di Timor Leste, 3 orang tewas akibat tanah longsor, termasuk seorang balita berusia dua tahun.[39] Delapan orang juga dilaporkan tewas di Dili, ibukota Timor Leste.[40][41] Siklon menyebabkan pemadaman listrik di seluruh wilayah Timor Leste dan merusak kediaman presiden.[41] Hingga 8 April, korban tewas di Timor Leste tercatat sebanyak 42 orang.[4]

PenangananSunting

Perdana Menteri Timor Leste, Taur Matan Ruak, menyatakan bahwa banjir akibat siklon ini merupakan bencana paling merusak yang pernah dialami negara itu selama 40 tahun terakhir.[39] Pemerintah Timor Leste mengadakan pertemuan darurat untuk menghadapi situasi ini.[42] Saat ini, pemerintah setempat sedang merencanakan respons darurat yang harus dilakukan. Menurut Lusa News Agency, kurangnya sumber daya yang dimiliki oleh Timor Leste saat ini akan menyulitkan proses mitigasi.[43] Berkaitan dengan hal ini, Portugal siap mengirimkan bantuan untuk Timor Leste, seperti yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Portugal Augusto Santos Silva.[44] Uni Eropa dan PBB menyatakan simpati dan kesiapan mereka untuk membantu Timor Leste.[44]

Beberapa sekolah di Perbatasan Indonesia–Timor Leste dievakuasi oleh prajurit TNI sebelum roboh.[45][46] Polisi di Kefamenanu, dibantu oleh TNI, mengevakuasi sebagian besar penduduk kota akibat banjir di daerah tersebut.[47] Presiden Joko Widodo dalam sebuah konferensi pers pada 5 April 2021 menyampaikan duka citanya "atas nama masyarakat Indonesia".[48][49] Ia juga mengimbau institusi pemerintah untuk membantu memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan oleh siklon.[50]

Proses evakuasi di Kabupaten Flores Timur terkendala kurangnya alat berat, akses yang kurang memadai menuju laut, dan kurangnya area pengungsian.[30][51] Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya dapat memperbaiki 82% kerusakan infrastruktur kelistrikan yang terdampak, sementara sisanya cukup sulit untuk diperbaiki akibat cuaca ekstrem.[52][53] Kota Kupang menyatakan keadaan darurat bencana, tetapi pemerintah masih terkendala kurangnya anggaran dan personel untuk menangani bencana.[31] Sebuah jembatan darurat dibangun untuk membantu evakuasi di Flores Timur.[54] Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo, berencana mengunjungi Flores Timur pada 5 April 2021.[55][56] Selain perahu karet, pengungsian, dan personel, pemerintah Indonesia juga mengirimkan bantuan makanan, selimut, masker, dan tes cepat antigen COVID-19.[57][58][59] Pertamina merespons dengan mengganti empat truk bahan bakar yang rusak akibat banjir untuk membantu distribusi bahan bakar di daerah terdampak.[60] Hingga 5 April pukul 12:00 WITA (11.00 WIB), rute logistik bahan bakar menuju Pulau Adonara telah pulih.[61] Bandar Udara Internasional El Tari kembali dibuka pada 5 April pukul 10:00 WITA (09:00 WIB) setelah ditutup semalam sebelumnya.[62]

Distribusi bantuan masih terkendala kondisi cuaca dan kerusakan infrastruktur.[63][64] Dewan Perwakilan Rakyat meminta pemerintah untuk mempercepat distribusi bantuan dan meminta bantuan prajurit TNI.[58][65] Menteri Sosial mengirimkan bantuan bagi korban banjir di Bima.[66] Pemerintah pusat tengah mempersiapkan anggaran tambahan untuk membantu korban dan memperbaiki kerusakan.[67]

Tagar #PrayforNTT menjadi viral di Indonesia melalui media sosial Twitter.[68][69]

KontroversiSunting

Kurang tanggapnya respons pemerintah daerah dikritisi oleh beberapa pihak. WALHI sempat menekan Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menyatakan kondisi darurat bencana dan mengkritik kurangnya respons dari Gubernur Viktor Laiskodat.[70][71] Partai Keadilan Sejahtera mengkritik Presiden Joko Widodo karena menghadiri pernikahan Atta Halilintar daripada langsung menangani bencana akibat siklon ini.[72][73]

Lihat pulaSunting

ReferensiSunting

  1. ^ "Details of Tropical Cyclone Seroja at 8:00 pm AWST". Bureau of Meteorology. 2021-04-05. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  2. ^ Konferensi Pers Update Penanganan Bencana di Nusa Tenggara Timur, diakses tanggal 2021-04-13 
  3. ^ a b "BNPB Perbaharui Data Korban NTT, Pencarian Korban Hilang Terus Dioptimalkan". Indonesian National Board for Disaster Management (dalam bahasa Indonesian). Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-11. Diakses tanggal 2021-04-11. Data terbaru, sebanyak 174 orang meninggal dunia di NTT dan 48 orang masih hilang. Di Nusa Tenggara Barat (NTB) jumlah korban jiwa masih tetap sebanyak 2 orang 
  4. ^ a b "Indonesia president visits cyclone-hit islands". France 24 (dalam bahasa Inggris). 2021-04-09. Diakses tanggal 2021-04-09. 
  5. ^ Indonesia, C. N. N. "Peringatan BMKG soal Siklon Seroja di NTT Dini Hari Ini". nasional. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  6. ^ "Floods, landslides kill dozens in Indonesia and Timor-Leste". www.abc.net.au (dalam bahasa Inggris). 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  7. ^ Liputan6.com (2021-04-05). "Waspada, Siklon Seroja Bakal Picu Gelombang Tinggi Ekstrem 6 Meter di NTT". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  8. ^ Purnamawati, Desi (2021-04-05). "Siklon tropis Seroja diperkirakan menguat 24 jam ke depan". Antara News. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  9. ^ "Korban Siklon Seroja Segera Direlokasi" Kompas. 10 April 2021. Hlm. 15.
  10. ^ Siklon Seroja Menjauh, BMKG Waspadai Hujan Angin di Jawa-Bali 9 April 2021. CNN Indonesia. Diakses pada 10 April 2021.
  11. ^ "Tropical Cyclone Outlook for the Western Region". Bureau of Meteorology. 1 April 2021. 
  12. ^ a b c d Bureau of Meteorology. "Tropical Cyclone Technical Bulletin for the Western Region - 1941 UTC 05/04/2021". WMO Information System. 
  13. ^ "Tropical Cyclone Technical Bulletin for the Western Region". Bureau of Meteorology. April 3, 2021. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 4, 2021. 
  14. ^ "Ocean, Gale, and Storm Warning For Area 0 - 10 S, 90 - 125 E". TCWC Jakarta. April 4, 2021. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 4, 2021. 
  15. ^ "Tropical Cyclone 26S (Twentysix) Warning #01". Joint Typhoon Warning Center. April 4, 2021. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 4, 2021. 
  16. ^ "Tropical Cyclone Information Bulletin". TCWC Jakarta. April 4, 2021. Diarsipkan dari versi asli tanggal April 4, 2021. 
  17. ^ Tropical Cyclone Warning Center Jakarta (April 4, 2021). "Tropical Cyclone Information Bulletin". Diakses tanggal April 4, 2021. 
  18. ^ "TROPICAL CYCLONE INFORMATION BULLETIN Issued at 8:54 pm WST on Monday 5 April 2021". Bureau of Meteorology. 2021-04-05. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  19. ^ "TROPICAL CYCLONE INFORMATION BULLETIN Issued at 8:54 pm WST on Monday 5 April 2021". Bureau of Meteorology. 2021-04-05. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  20. ^ Bureau of Meteorology. "Tropical Cyclone Technical Bulletin for the Western Region - 1911 UTC 07/04/2021". WMO Information System. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-07. 
  21. ^ Weather Update: Tropical cyclone Seroja to impact WA, 8 April 2021. Bureau of Meteorology. 2021-04-08. Diakses tanggal 2021-04-08. 
  22. ^ Severe Weather Update: Tropical Cyclone Watch for WA - 9 April, 2021. Bureau of Meteorology. 2021-04-09. Diakses tanggal 2021-04-09. 
  23. ^ Bureau of Meteorology. "Tropical Cyclone Technical Bulletin for the Western Region - 1316 UTC 09/04/2021". WMO Information System. 
  24. ^ "Floods, landslides kill dozens in Indonesia and Timor-Leste". Channel News Asia. 4 April 2021. 
  25. ^ "Timor-Leste - Severe floods (DG ECHO, Media) (ECHO Daily Flash of 4 April 2021)". reliefweb. 4 April 2021. 
  26. ^ "Indonesia: At least 44 killed by flash floods and landslides". www.aljazeera.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-04-04. 
  27. ^ Indonesia, C. N. N. "Cuaca Ekstrem di Lembata NTT, 18 Orang Tewas dan 37 Hilang". nasional. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  28. ^ "Indonesia Floods and Landslides Kill At Least 41 People". Time. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  29. ^ "Indonesia: At least 44 killed by flash floods and landslides". www.aljazeera.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-04-04. 
  30. ^ a b Beech, Hannah; Suhartono, Muktita (2021-04-04). "Floods and Mudslides in Eastern Indonesia Leave at Least 41 Dead". The New York Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  31. ^ a b Indonesia, C. N. N. "Darurat Bencana NTT, Ruas Jalan Timor Raya Terendam". nasional. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  32. ^ Media, Kompas Cyber (2021-04-04). "Jembatan Benenai Putus Diterjang Banjir, Akses Kupang ke Malaka Lumpuh Total". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  33. ^ "Update Bencana NTT Terbaru - 67 orang Tewas, Ini Foto & Video Parahnya Banjir di Nusa Tenggara Timur". Tribun Kaltim. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  34. ^ "Korban Meninggal Bencana Alam di NTT Bertambah Jadi 11 Orang". suara.com. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  35. ^ Indraini, Anisa. "Banjir Bandang Terjang NTT, Listrik hingga BBM Terdampak". detikfinance. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  36. ^ SUARANTB.com (2021-04-05). "BNPB Catat 27.808 Warga Terdampak Banjir di Bima | SuaraNTB". www.suarantb.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  37. ^ "Ribuan Hektare Sawah di NTT Terancam Puso". Kompas. 14 April 2021. Hlm. 11.
  38. ^ AHA Centre (11 April 2021). "Indonesia, Flooding, Landslides, and Strong Winds in Nusa Tenggara Timur (TC Seroja)". ASEAN Disaster Information Network (ADINET). Diakses tanggal 17 Mei 2021. 
  39. ^ a b "Indonesia floods: More than 40 people killed in flash flooding - and more die in landslides in East Timor". Sky News (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-04-04. 
  40. ^ Rakyat, Pikiran. "Tak Cuma NTT dan NTB, Timor Timur Ikut Disapu Banjir Bandang hingga Tenggelamkan Istana Kepresidenan - Pikiran-Rakyat.com". www.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  41. ^ a b "Floods, landslides kill dozens in Indonesia and Timor-Leste". www.abc.net.au (dalam bahasa Inggris). 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  42. ^ Portugal, Rádio e Televisão de. "Timor-Leste. Inundações em Dili fazem nove mortos". Timor-Leste. Inundações em Dili fazem nove mortos (dalam bahasa Portugis). Diakses tanggal 2021-04-05. 
  43. ^ "Inundações em Timor-Leste. Pelo menos 11 mortos e Díli em situação de "calamidade"". SIC Notícias. 2021-04-04. 
  44. ^ a b "Inundações mortais em Timor-Leste". euronews (dalam bahasa Portugis). 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  45. ^ antaranews.com (2021-04-03). "Satgas Pamtas RI-RDTL di NTT bantu evakuasi sekolah runtuh". Antara News. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  46. ^ "Bencana Tanah Longsor Sebabkan Ruangan Perpustakaan SMP Negeri Satap Noebesi, TTU Roboh". Pos Kupang. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  47. ^ "Banjir di Kota Kefamenanu NTT, Polisi Bantu Evakuasi Warga". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  48. ^ Keterangan Pers Presiden RI Mengenai Bencana di Provinsi NTT dan NTB, Jakarta, 5 April 2021 (dalam bahasa Inggris), diakses tanggal 2021-04-05 
  49. ^ "Ucapkan Duka Bencana NTT dan NTB, Jokowi: Saya Memahami Kesedihan Saudara". iNews.ID. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  50. ^ "Dari Kepala BNPB, Basarnas, Hingga Mensos Diperintahkan Jokowi Tangani Bencana NTB dan NTT". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  51. ^ Rakyat, Pikiran. "Terbatasnya Alat Berat hingga Kondisi Cuaca, Hambat Evakuasi Korban Longsor Flores Timur - Pikiran-Rakyat.com". www.pikiran-rakyat.com. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  52. ^ "PLN Gerak Cepat Amankan Kelistrikan Terdampak Cuaca Ekstrim di NTT | beritajatim.com". beritajatim.com (dalam bahasa Inggris). 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  53. ^ "PLN Hidupkan Kembali 4.885 Gardu Listrik di Lokasi Banjir dan Longsor NTT". iNews.ID. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  54. ^ "Evakuasi Korban Banjir Flores Timur, Warga Bangun Jembatan Darurat". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  55. ^ "Besok, Kepala BNPB Doni Monardo Turun Langsung ke Flores Timur". 
  56. ^ "Banjir Bandang Terjang 2 Desa di Flores Timur, Kepala BNPB Letjen Doni Bertolak ke NTT". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  57. ^ "BNPB Kirim Rapid Tes Antigen dan Masker untuk Korban Banjir Bandang Adonara Flores Timur". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  58. ^ a b Senin; April 2021, 05 April 2021 09:11 WIB 05; Wib, 09:11 (2021-04-05). "NTT Dilanda Banjir Besar, Pemerintah Diminta Segera Kirim Bantuan". indozone.id. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  59. ^ "Tak Hanya Makanan, BNPB Salurkan Masker hingga Rapid Test Antigen ke Korban Banjir di Flores Timur". KOMPAS.tv. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  60. ^ "Pertamina Cari Pengganti 4 Mobil Tangki BBM yang Terjebak Banjir NTT". Liputan6.com. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  61. ^ "Pertamina Siapkan Rencana Antisipasi Salurkan BBM". 
  62. ^ "Terdampak Badai Siklon Tropis Seroja, Bandara El Tari Kupang Kembali Beroperasi". okezone.com. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  63. ^ "Banjir bandang terjang Flores Timur, NTT, pengiriman bantuan 'terkendala cuaca', korban: 'Kami sangat-sangat p". Radio DMS Ambon. 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  64. ^ "Cuaca Buruk Jadi Kendala Bantuan Banjir Flores Timur". Republika Online. 2021-04-04. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  65. ^ "DPR Minta Bantuan dan Alat Berat Segera Dikirim ke NTT". Republika Online. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  66. ^ "Kemensos Kirim Bantuan bagi Korban Banjir di Bima : Okezone Nasional". okezone.com. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  67. ^ MEDIA, PT AKURAT SENTRA; www.akurat.co. "Pemerintah Pusat Diminta Segera Siapkan Anggaran untuk Banjir Bandang di NTT". akurat.co. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  68. ^ Times, I. D. N.; Putri, Teatrika Handiko. "Tagar PrayforNTT Trending, Media Sosial Banjir Doa untuk NTT". IDN Times. Diakses tanggal 2021-04-05. 
  69. ^ Katolikana, Redaksi. "#PRAYFORNTT: Paskah Kelabu di Nusa Tenggara Timur". KATOLIKANA. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  70. ^ "WALHI Desak Pemerintah Tetapkan Status Darurat". 
  71. ^ "NTT Dikepung Bencana Hidrometereologi, WALHI NTT: Gubernur Harus Tetapkan Status Darurat Bencana". Pos Kupang. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  72. ^ "PKS Kritisi Jokowi di Pernikahan Atta-Aurel Lalu Diunggah Sekretariat Negara". kumparan. Diakses tanggal 2021-04-04. 
  73. ^ "Badai Besar Masih Menghantam NTT, Setop Bahas Kawinan Artis". SINDOnews.com. 2021-04-05. Diakses tanggal 2021-04-04. 

Pranala luarSunting

Informasi siklon terkini:

TCWC AustraliaSunting

TCWC JakartaSunting

JTWC Cyclone WarningSunting