Senam irama

salah satu jenis senam

Senam irama atau disebut juga senam ritmik adalah senam dengan gerakan yang mengikuti irama yang berupa tepukan tangan, ketukan, nyanyian musik, dan lain sebagainya. Senam irama dilakukan secara perorangan atau kelompok untuk memperlihatkan koreografi yang kental dengan akrobatik dengan atau tanpa alat bantu senam yang berupa bola, pita, tali, gada, dan simpai.[1] Senam irama memadukan gerakan tarian dan balet yang terdiri dari gerakan pemanasan, bagian inti, dan bagian pendinginan. Unsur-unsur yang terdapat dalam senam irama meliputi keluwesan, kesinambungan gerakan, dan ketepatan irama untuk melatih kelenturan, ketangkasan, kelincahan, serta daya tahan untuk seluruh anggota tubuh.[2] Olahraga ini sudah menjadi cabang olahraga yang dilombakan di berbagai ajang besar, seperti Olimpiade dan pertandingan skala internasional lainnya.[1] Salah satu senam irama yang banyak dikenal adalah senam dengan menggunakan pita seperti yang sering dilakukan pada pertandingan Olimpiade.[2]

bola adalah salah satu contoh alat yang sering digunakan pada Senam Irama

Tujuan aktivitas ritmik dalam senam irama yang pertama adalah merangsang kreatifitas melalui kebebasan berfantasi dan penekanan pada gerak yang spontan. Kedua, membentuk kepribadian terutama kemampuan individua, kematangan pribadi dan sosial. Ketiga, memupuk kerjasama gerak yang ditujukan kepada diri sendiri tak mungkin terjadi tanpa memperhatikan gerak orang lain.[3] Sehingga dalam senam irama ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu irama, kelentukan tubuh (fleksibilitas) dan kontiunitas gerakan.[4]

Senam ritmik akan berlangsung di National Gymnastics Arena (NGA). Karakteristik utama senam berirama, sebagai komposisi disiplin, adalah hubungan gerakan akrobatik yang paling sulit yang membutuhkan fleksibilitas kopral dan aktivitas motorik yang sangat tinggi yang dihadirkan oleh pesenam dalam harmoni yang sempurna dengan musik. Feminitas dan keanggunan, serta ekspresi artistik pesenam yang tidak pernah gagal mempesona publik. [5]

PerkembanganSunting

Musik dan dilakukan secant massal. Irama yang digunakan biasanya lagu-lagu berbirama 3/4 atau 6/8, seperti lagu Desaku, atau Kelinciku. Kemudian dalam perkembangannya, senam ritmik berubah menjadi lebih bersifat kompetitif, setelah namanya berubah menjadi senam ritmik modem (modern rhythmic gymnastics), dan kemudian sejak itu, menghilang dari ruang lingkup pendidikan jasmani di sekolah. Senam ritmik modem awalnya berkembang di Eropa dan telah menyebarkan popularitasnya terutama melalui klub-klub dan studio senam pribadi. Dalam waktu singkat, senam ritmik ini menarik perhatian pars penggemar dari Amerika dan seluruh belahan bumi lainnya termasuk Jepang, dan Indonesia. Pada tahun 1984, senam yang berbentuk gerak tart ini masuk dalam kancah Olimpiade, dan pertama kalinya dipertandingkan secant intemasional. Senam ritmik modem memang menarik, karena elemen dari dansa dan permainan digunakan untuk menciptakan rangkaian menarik dengan menggunakan bola, tali, simpai, pita dan gada, yang dimainkan sesuai iringan musik. Indikator kualitas penampilannya terletak pada irama, aliran, kontras yang dinamis dari seluruh gerakan yang berupa tarian.[6]

 
Istruktur senam dengan menggunakan irama musik.

Karakteristik gerak dasarSunting

  • Keterampilan lokomotor adalah gerak berpindah tempat, seperti jalan, lari, lompat, berderap, jingkat, leaping, skipping, dan sliding.
  • Keterampilan non-lokomotor adalah gerak yang tidak berpindah tempat, mengandalkan ruas-ruas persendian tubuh yang membentuk posisi-posisi berbeda yang tetap tinggal di satu titik. Contoh-contoh gerakan nonlokomotor adalah mengayunkan kedua lengan ke samping badan, menekuk lutut, yaitu dengan berdiri tegak, jongkok, berdiri, dan dilakukan berulang dan menyilangkan dan merentangkan lengan berulang-ulang.
  • Keterampilan manipulatif adalah keterampilan manipulatif sering diartikan sebagai kemampuan untuk memanipulasi objek tertentu dengan anggota tubuh seperti lengan, kaki, atau kepala. Keterampilan yang termasuk di dalamnya di antaranya adalah menangkap, melempar, memukul, menendang dan mendribling.[7]

JenisSunting

Senam ritmik menggunakan simpaiSunting

  • Gerakan mengayun bisa dilakukan dengan lengan lurus dan gerakan diawali dari bahu. Kalau simpai diayunkan ke bidang frontal silang di depan badan. Akan lebih baik kalau memakai pegangan yang menghadap ke belakang. Gerakan mengayun simpai ini bisa memakai satu tangan atau dua tangan.
  • Gerakan melompat dilakukan apabila simpai diayun ke depan dan lompatan dalam simpai, usahakan lengan lurus. Keluar dari simpai lengan bisa bengkok dan di akhir, lengan harus lurus lagi.
  • Gerakan melingkar dimulai dari pergelangan tangan dengan simpai berputar ke dalam sampai keluar.
  • Gerakan melambung dimulai dari bahu atau pergelangan tangan.[8]

ManfaatSunting

  • Menjaga tubuh tetap ideal, sehat, dan bugar.
  • Menyehatkan jantung dan paru-paru.
  • Meningkatkan kesehatan kulit.
  • Menjaga kekuatan otot dan tulang.
  • Menjaga kelenturan sendi.
  • Meningkatkan stamina dan semangat menjalani aktivitas sehari-hari.
  • Menurunkan kadar kolesterol dan berat badan.
  • Meningkatkan kekuatan dan kelincahan tubuh.
  • Meningkatkan keluwesan tubuh.[9]
  • Melatih keseimbangan.
  • Menjauhkan dari cedera karena aktivitas tertentu.[10]

ReferensiSunting

  1. ^ a b Yunda, Alfi (2021-01-11). "Pengertian Senam Irama, Unsur-Unsur, Jenis, Gerakan Inti, Tujuan, dan Manfaatnya". bola.com. Diakses tanggal 2021-01-12. 
  2. ^ a b Husni, Abdi (2020-09-25). "Senam Irama Adalah Gerakan Senam yang Mengikuti Iringan Lagu, Kenali Manfaatnya". liputan6.com. Diakses tanggal 2021-01-12. 
  3. ^ Ukmawati, Novira; Melianty, Selvi (2017). "PENGEMBANGAN SENAM BINA DARMA UNTUK PEMBELAJARAN AKTIVITAS RITMIK PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN | Jurnal Ilmiah Bina Edukasi". Bina Edukasi (dalam bahasa Inggris). 10 (1): 36. ISSN 1979-8598. 
  4. ^ Rachman, Fadlu; Samsudin, Samsudin; Fachrezzy, Fachmy (2019-10-31). "MODEL LATIHAN SENAM IRAMA BERBASIS MEDIA KURSI PADA KARYAWAN". Penjaskesrek Journal. 6 (2): 274. ISSN 2502-6879. 
  5. ^ Adi, Sapto; Fathoni, Abi Fajar (2019-10-30). KAJIAN BAHAN AJAR MOBILE LEARNING SENAM LANTAI. Malang: Wineka Media. hlm. 24. ISBN 978-602-5973-56-7. 
  6. ^ Sudarsini (2016-11-10). Modul Gerak Dasar Dan Gerak Irama. Malang: Gunung Samudera CV [ PT Book Mart Indonesia ]. hlm. 106. ISBN 978-602-1223-66-6. 
  7. ^ Oktariyana; Oktariyani (2019-10-13). Pembelajaran Gerak Senam Berirama Berbasis Multimedia. Yogyakarta: Gre Publishing. hlm. 19. ISBN 978-623-7475-03-3. 
  8. ^ Dewi, Ratna (21 Juni 2016). "Inilah 4 gerak dasar dalam senam irama menggunakan simpai". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-01-13. 
  9. ^ Nugraha, Jevi (28 Agustus 2020). "Senam Irama Adalah Gerakan yang Diiringi Musik, Kenali Jenis dan Manfaatnya Semua Halaman". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-01-12. 
  10. ^ Harismi, Asni (16 Januari 2020). "Manfaat Senam Irama dan Gerakannya yang Bisa Anda Coba". SehatQ. Diakses tanggal 2021-01-13. 

Pranala luarSunting