Buka menu utama

Saut Situmorang (lahir di Tebing Tinggi, 29 Juni 1966; umur 52 tahun) adalah seorang penulis, puisi, cerita pendek dan esai asal Indonesia. Selain dikenal sebagai penyair, Situmorang adalah seorang editor dan kurator sastra. Saut dikenal lantang, contohnya, di deretan jejak langkah Taufiq Ismail yang panjang, penyair dan kritikus sastra Indonesia ini memberitakan dalam media sastra yang diempunya bersama Katrin Bandel, Boemipoetra, bahwa Taufiq melakukan aksi plagiarisme atas karya penyair Amerika bernama Douglas Malloch (1877 – 1938) berjudul Be the Best of Whatever You Are. [note 4]

Saut Situmorang
280px
Lahir29 Juni 1966 (umur 52)
Bendera Indonesia Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Indonesia
Nama lainAngry Sipebelegu
Pekerjaanpenyair, kritikus, aktivis, Esais, Penulis
Dikenal atasPerlawanan manipulasi Sejarah Sastra Indonesia.
Suami/istriKatrin Bandel
Penghargaan
  • Poetry Award, Victoria University of Wellington (1992) dan University of Auckland (1997). [note 1]
  • International Poetry Competition, New Zealand Poetry Society (1992). [note 2]

Daftar isi

PerjalananSunting

Saut Situmorang lahir 29 Juni 1966 di kota kecil Tebing Tinggi, Sumatera Utara, tapi dibesarkan sebagai anak kolong di Asrama Kodam Bukit Barisan, Medan Sunggal, Medan. Situmorang merantau di Selandia Baru sebagai imigran selama 11 tahun, dan mengajar Bahasa dan Sastra Indonesia selama beberapa tahun di almamaternya, Victoria University of Wellington dan University of Auckland di Selandia Baru. Selama di Selandia Baru aktif terlibat dalam dunia poetry-reading bar dan café kota Wellington dan Auckland.

Sejak akhir 2001 menetap di kota Jogjakarta sebagai penulis. Pada 2003-2004 menjadi dosen-tamu untuk mata-kuliah Teori Poskolonial dan Sastra dan Politik di program magister Ilmu Religi dan Budaya (IRB), Universitas Sanata Dharma Jogjakarta.

Selain dikenal sebagai penyair, Situmorang adalah seorang editor dan kurator. Pengalamannya sebagai freelance-editor di Selandia Baru dan Indonesia telah menghasilkan empat buku sastra dan dua buku seni rupa: Tongue in Your Ear, vol. IV (kumpulan puisi bahasa Inggris), Cyber Graffiti: Polemik Sastra Cyberpunk (kumpulan esei sastra), Tujuh musim setahun (novel Clara Ng), Sastra, Perempuan, Seks (kumpulan esei sastra Katrin Bandel), Jalan/Street (performance art Made Wianta) dan Exploring Vacuum (kumpulan esei seni rupa Rumah Seni Cemeti Jogjakarta).

Situmorang adalah kurator Sastra pada Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) periode 2005-2008. Menjadi kurator pada Temu Sastrawan Indonesia III di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 28-31 Oktober 2010 dan pada What Is Poetry? Festival 1-13 April 2012 di 4 kota Magelang, Pekalongan, Malang, dan Surabaya.

Saut menulis dalam dua bahasa – Bahasa Indonesia dan Inggris. Puisi, cerpen, esei (sastra, seni rupa dan film), dan terjemahannya sudah dipublikasikan di Indonesia, Selandia Baru, Australia, Itali, Ceko, Prancis, Jerman dan Afrika Selatan, antara lain dalam New Coin, Ginger Stardust, Anthology of New Zealand Haiku, Mutes & Earthquakes, Tongue in Your Ear, Magazine 6, TYGR! TYGR!, LE BANIAN NO 11, Bali – The Morning After, Antologi Puisi Indonesia 1997, Gelak Esai dan Ombak Sajak, dan Kitab Suci Digantung di Pinggir Jalan New York.

BibliografiSunting

  • Saut kecil bicara pada Tuhan. (2003). Bentang. [note 5]
  • Catatan subversif. (2004). BukuBaik.
  • Cyber Grafiti: Polemik Sastra Cyberpunk. (2004).
  • Otobiografi: kumpulan puisi, 1987–2007. (2007).
  • Jogja 5,9 Skala Richter: Antologi Seratus Puisi. (2006).
  • Politik sastra. (2009). [note 6]
  • Les mots cette souffrance. (2012). Collection du Banian. Paris. [note 7]
  • Perahu Mabuk. (2014). Pustaka Hariara.

Pranala luarSunting

Lihat pulaSunting

CatatanSunting

  1. ^ Untuk puisi-puisi bahasa Inggrisnya dari Victoria University of Wellington (1992) dan University of Auckland (1997) di Selandia Baru.
  2. ^ Sebuah Haiku-nya dalam bahasa Inggris, Such boredom, pemenang pertama Lomba Haiku “International Poetry Competition” yang diselenggarakan oleh New Zealand Poetry Society di tahun 1992, dikoleksi oleh sebuah museum Haiku di Kyoto, Jepang.
  3. ^ Pendidikan menengah sempat ditempuhnya di SMA Negeri 1 Medan, sebelum pindah akibat masalah dengan kepala sekolah. Saut Situmorang pernah menjadi mahasiswa Sastra Inggris di Universitas Sumatera Utara (tidak diselesaikan). Pendidikan terakhir S1 (Sastra Inggris, Film, dan Creative Writing) dan S2 (Sastra Indonesia, tidak diselesaikan) ditempuh di Victoria University of Wellington, Selandia Baru.
  4. ^ Boemipoetra didirikan Saut Situmorang dan Katrin Bandel. Dalam Manifesto Boemipoetra, mereka memandang kondisi Sastra Indonesia saat ini memperlihatkan gejala berlangsungnya dominasi sebuah komunitas dan azas yang dianutnya terhadap komunitas-komunitas sastra lainnya. Dominasi itu bahkan tampil dalam bentuknya yang paling arogan, yaitu merasa berhak merumuskan dan memetakan perkembangan Sastra Indonesia menurut standar estetika dan ideologi yang dianutnya. Kondisi ini jelas meresahkan komunitas-komunitas sastra yang ada di Indonesia karena kontra-produktif dan destruktif bagi perkembangan Sastra Indonesia yang sehat, setara, dan bermartabat dalam pluralisme ideologi dan estetika.[1]
  5. ^ Berisi kumpulan puisi tunggal.
  6. ^ Berisi kumpulan esei-sastra.
  7. ^ Menggunakan bahasa Perancis.

ReferensiSunting

  1. ^ "Plagiarisme Taufiq Ismail". Boemipoetra. 1 Maret 2011. Diakses tanggal 23 Agustus 2015. 

Saut Situmorang dalam budaya popSunting

FilmSunting

  • Awal tahun 2000 sebuah film dokumentasi, durasi sepuluh menit, tentangnya berjudul Saut Situmorang dibuat oleh Peter Larsen di Auckland, Selandia Baru.